Tuban – Akhir-akhir ini warga Desa Tegalbang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban diresahlan dengan aksi maling bersenjata tajam yang melakukan aksinya selama sepekan terakhir dan belum tertangkap hingga saat ini (06/04/25).
Julian salah seorang warga setempat menyampaikan bahwa aksi tersebut telah terjadi selama sepekan ini. Maling tersebut dikatakan mampu membobol lebih dari satu rumah dalam satu malam.
“Di daerah saya marak kehilangan, rata-rata yang diambil HP juga laptop dengan membobol pintu atau jendela,” ungkap Julian.
Senada dengan Julian, Mita mengatakan hal serupa terjadi di daerahnya. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 11 hingga menjelang sahur.
“Kata orang-orang pelakunya ada 5 orang, mereka membawa senjata,” tambah Mita.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Palang Ipda Sugiyanto membenarkan adanya teror maling yang ada di kawasannya. Dia mengatakan tidak hanya di Desa Tegalbang, akan tetapi juga keresahan juga dirasakan warga Desa Dawung.
“Saat ini baru ada tiga laporan dari warga soal teror maling tersebut,” ungkap Ipda Sugiyanto.
Dia menambahkan bahwa maling tersebut menjalankan aksinya di malam hari diatas jam 12 malam. Diduga para pelaku pencurian tidak menggunakan motor dalam menjalankan aksinya, hanya berjalan kaki.
“Dari 3 laporan yang kami terima, semua kehilangan HP, dan salah satu pelapor dengan inisial MW mengaku kehilangan uang tunai sebesar 1 juta, 1 ponsel, dan emas jika dijual senilai 12 juta,” ungkap Ipda Sugiyanto.
Dia menyampaikan teror tersebut telah terjadi sejak tiga hari yang lalu,. Pelaku melancarkan aksinya dengan mencongkel jendela lalu mengambil HP, uang dan barang berharga lainnya.
Ketika ditanya terkait pelaku yang membawa senjata tajam dan mencoba melukai warga yang mengejar, dia mengaku baru mendengar hal tersebut. Dia akan mengkonfirmasi berita tersebut dan melakukan pendalaman bersama Babinsa setempat.
“Kami himbau warga menggalakkan pos ronda, semoga pelaku segera kami tangkap, dan setiap hari kami tingkatkan patroli di Kecamatan Palang yang lagi rawan,” pungkasnya.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi