Anggota DPRD Jatim Kunjungi Korban Banjir di Situbondo, Dengarkan Keluhan Warga

- Reporter

Rabu, 5 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur asal Situbondo, Hj. Zeiniye kunjungi korban banjir di Situbondo.(Fia Rahma/Liputansatu).

Situbondo — Banjir bandang susulan yang melanda beberapa desa di tiga kecamatan di Situbondo menarik perhatian pemerintah pada Rabu (05/02/2025).

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur asal Situbondo, Hj. Zeiniye, menyatakan keprihatinannya atas kerusakan sejumlah rumah di Desa Tambak Ukir serta rumah-rumah yang terendam banjir di Kampung Blimbingan, Desa Kendit, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.

DPRD Jatim Akan Percepat Normalisasi Sungai dan Rekonstruksi Rumah

Zeiniye menegaskan bahwa Komisi E DPRD Jatim akan mengupayakan percepatan normalisasi sungai serta mengusulkan rekonstruksi rumah-rumah yang rusak total akibat banjir bandang.

“Di Desa Tambak Ukir, ada 14 rumah yang rusak total hanya menyisakan pondasi, 26 rumah rusak berat, dan 86 rumah lainnya kemasukan material banjir. Kami berharap pemerintah pusat, provinsi, dan daerah segera menemukan solusi bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan parah,” jelasnya.

Kunjungi Desa Selowogo, Warga Keluhkan Belum Adanya Dapur Umum

Selain mengunjungi Desa Tambak Ukir dan Desa Kendit, rombongan Komisi E DPRD Jatim juga mendatangi korban banjir di Desa Selowogo, Kecamatan Bungatan. Warga di lokasi ini mengeluhkan belum adanya dapur umum yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.

“Kami mendengar langsung keluhan mereka terkait dapur umum yang masih belum tersedia. Tentu ini menjadi perhatian kami, karena korban sangat membutuhkan akses makanan yang cukup,” ujar Zeiniye.

Baca juga: 3 Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir, Pemkab Bakal Bangun Dapur Umum

Akan Segera Normalisasi Sungai

Sementara itu, Ulfiyah, Bendahara DPC PPP Situbondo, menyatakan bahwa jika Mas Rio dan dirinya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, mereka akan segera menginstruksikan pejabat terkait untuk mencari solusi dalam normalisasi sungai guna mencegah banjir bandang berulang.

“Insya Allah, kami akan segera mencarikan solusinya jika memang daerah ini terus menjadi langganan banjir,” katanya.(Fia)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version