SITUBONDO, JATIM – Bacok 4 orang anggota keluarganya menggunakan celurit, Muasin (50) warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo. Diamankan warga ke kantor Polsek Panji.
Empat korban tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sehat. Keempat korban adalah suami istri Agus Subairi (48) dan Fina Puji Astutik (45), serta anak mereka Ryan (28). Kemudian Imam Syafi’i (32).
kronologi Pembacokan Situbondo
Korban Ryan menjelaskan, Kejadian bermula saat pelaku menantang Agus Subairi, keponakannya untuk duel carok. Tidak terima kakak kandungnya ditantang carok, Imam Syafi’i mencoba mendatangi pamannya.
Namun pamannya justru menyabetkan cluritnya, hingga mengakibatkan Imam luka bacok di rusuk kiri. Mengetahui adik iparnya kena bacok, Fina mencoba melerainya. Namun Fina juga terkena sabetan clurit di bagian tangan. Bahkan, pelaku juga membacok Agus Subairi dan Ryan.
“sudah sering di tantang carok oleh pelaku, namun kita hiraukan, karena kita kan keluarga jadi ya kita biarkan. Entah kenapa pada saat itu ketika si pelaku ini pulang dari mencari rumput langsung saja memukul Imam.” Ujar Ryan salah satu korban, Senin (3/1/2025).
Ryan juga mengatakan, melihat pamannya di pukul terjatuh lalu di bacok oleh korban menggunakan clurit, pihaknya dan 2 korban yang lain langsung melerai, namun Riyan yang saat itu melerai langsung juga terkena bacok di bagian punggung serta lengan kanannya.
“Sudah banyak darah paman saya, niat mau lerai saya bapak dan ibu saya juga kenak. Korban lebih parah luka bacoknya kalau saya hanya ini (lengan dan punggung kanan) ibu dan bapak hanya luka pukul.” Katanya.
Baca juga: Pelaku Pembacokan Empat Warga di Ajang Balap Lari Babak Belur Dihakimi Massa
Pelaku Telah Diamankan kepolisian
Sementara itu, Kapolsek Panji AKP Nanang Priyambodo, membenarkan bahwa pelaku pembacokan telah diamankan. Barang bukti celurit milik pelaku juga sudah disita.
“Pelaku pembacokan bernana Muhasin berhasil diamankan, setelah diantar langsung oleh ketua RT setempat. Motif pembacokan masih didalami penyidik,” ungkap Nanang.(Fia/Din)
Editor : Mukhyidin khifdhi