TUBAN, JATIM – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Sabtu (4/1/2024) sore, menyebabkan kerusakan besar, termasuk merendam gedung sekolah SMPN 1 dan SD Negeri 2 Rengel.
Pantauan di lokasi menunjukkan hampir seluruh ruang belajar, ruang guru, dan ruang praktik di SMPN 1 terendam air setinggi 40 cm. Meskipun air telah surut, material lumpur setebal 20 cm masih memenuhi ruangan. Bangku-bangku kelas berserakan, dan halaman sekolah penuh lumpur. Pagar sekolah sepanjang delapan meter juga jebol, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga akibat tertimpa reruntuhan pagar.
Di SDN 2 Rengel yang berada di seberang SMPN 1, kondisi serupa terjadi. Proses pembersihan lumpur sedang dilakukan oleh pihak sekolah, guru, siswa, dan relawan dari BPBD, Tagana, serta Damkar menggunakan semprotan air.
Penyebab dan Dampak Banjir Bandang
Menurut Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmaji, banjir bandang ini disebabkan oleh luapan air hujan dari dataran tinggi di wilayah Grabagan, Banyubang, Ngrejeng, dan Ngarum. Rengel yang merupakan dataran rendah menjadi lokasi penampungan air dari daerah tersebut.
“Setiap tahun, banjir dan air bah semakin besar. Kami akan segera mengevaluasi bersama stakeholder untuk mencari solusi jangka panjang,” ujar Sudarmaji saat meninjau lokasi di SMPN 1 Rengel.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Tuban, Lalu Lintas Lumpuh
Selain sekolah, jalan raya di sekitar Pasar Rengel juga dipenuhi lumpur. Dua rumah warga di Desa Rengel dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir. BPBD Tuban saat ini masih mendata total kerusakan yang terjadi.
Langkah-Langkah Penanganan
Editor : Agus Susanto