TUBAN, JATIM – Tiga desa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilanda banjir bandang pada Sabtu (4/01/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Banjir yang membawa material lumpur dan batu kerikil ini melanda Desa Banjaragung, Desa Rengel, dan Desa Maibit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Desa Rengel menjadi wilayah dengan dampak terparah. Air deras yang berasal dari lereng pegunungan kapur di sebelah utara mengalir deras hingga memasuki wilayah bawah. Bahkan, aliran air menghantam area sekitar Pasar Desa Rengel.
Baca Juga: BMKG Juanda: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 29 Desember 2024
Hujan deras yang menyebabkan banjir bandang juga menghancurkan beberapa fasilitas, termasuk kompleks pemakaman umum dan pasar kambing di desa tersebut. Selain itu, sungai pembuangan di sisi barat pasar tidak mampu menampung volume air sehingga meluap ke berbagai arah.
“Kejadiannya tadi sore sekitar jam 4,” ujar Siti (35), warga setempat.
Siti juga menambahkan bahwa banjir sempat menggenangi jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Rengel dan Kecamatan Soko. Ketinggian air mencapai 30 cm sebelum akhirnya surut hingga 15 cm. Menurutnya, banjir lumpur ini bahkan diperkirakan mengalir hingga wilayah Kabupaten Bojonegoro yang berbatasan langsung dengan Tuban.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Imbau Masyarakat Jawa Timur Antisipasi Dampak Banjir
Banjir bandang akibatkan arus lalu lintas sempat terhenti total karena derasnya arus air yang membawa kayu dan batu kerikil. Para pengguna jalan memilih untuk tidak menerobos demi keselamatan.
“Bulan lalu juga banjir, tapi tidak sebesar ini,” imbuh Siti.
Kejadian ini menjadi viral di media sosial, mengingat dampaknya yang luas, termasuk kemacetan panjang di jalur penghubung antar kecamatan dan kabupaten.
Editor : Agus Susanto