Benarkah Minum Es Saat Berbuka Bisa Menyebabkan Radang Tenggorokan? Ini Faktanya!

- Reporter

Selasa, 11 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Es jeruk lemon,(Ilustrasi,Ist).

Tuban – Minuman dingin selalu menjadi pilihan favorit saat berbuka puasa. Setelah seharian menahan haus, segelas es tampak sangat menggoda untuk mengembalikan kesegaran. Namun, banyak yang percaya bahwa langsung minum es setelah berbuka bisa menyebabkan radang tenggorokan. Apakah anggapan ini benar? Mari kita cari tahu faktanya!

Radang Tenggorokan Disebabkan oleh Infeksi, Bukan Es

Radang tenggorokan umumnya terjadi akibat infeksi virus atau bakteri yang menyerang tenggorokan dan amandel. Gejalanya meliputi rasa sakit saat menelan, tenggorokan kering, hingga suara serak. Selain itu, faktor lain seperti alergi, polusi udara, dan makanan tertentu juga bisa memicu iritasi tenggorokan.

Jadi, jika setelah berbuka Anda merasa sakit tenggorokan, penyebab utamanya belum tentu dari es yang diminum. Bisa jadi ada faktor lain, seperti daya tahan tubuh yang sedang lemah atau paparan kuman dari makanan dan minuman yang kurang higienis.

Efek Minuman Dingin pada Tenggorokan

Secara medis, minuman dingin tidak secara langsung menyebabkan radang tenggorokan. Namun, jika Anda memiliki riwayat faringitis atau radang amandel kronis, konsumsi minuman dingin bisa memperburuk gejala yang sudah ada. Selain itu, minuman dingin dapat membuat tenggorokan lebih sensitif dan memperlambat kerja mukosa—lapisan pelindung saluran pernapasan. Saat mukosa terganggu, virus dan bakteri lebih mudah menyerang, sehingga meningkatkan risiko infeksi.

Tips Aman Minum Es Saat Berbuka

Agar tetap bisa menikmati es tanpa khawatir kesehatan terganggu, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Gunakan Air Bersih – Pastikan es yang dikonsumsi berasal dari air matang atau telah melalui proses filtrasi untuk mencegah kontaminasi bakteri.
  2. Jangan Minum Es Terlalu Cepat – Setelah berpuasa seharian, tubuh butuh waktu beradaptasi. Sebaiknya berbuka dengan air putih hangat terlebih dahulu sebelum mengonsumsi es.
  3. Batasi Konsumsi Es – Minum es dalam jumlah berlebihan bisa membuat tenggorokan ‘kaget’ dan lebih sensitif terhadap iritasi.
  4. Imbangi dengan Makanan Bergizi – Daya tahan tubuh tetap harus dijaga dengan makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral.

Jadi, minum es saat berbuka bukanlah penyebab utama radang tenggorokan, tetapi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya tetap berhati-hati dalam mengonsumsinya.(Said)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir
Rutan Situbondo Awali 2026 dengan Renovasi Kamar Hunian WBP
Warga Montong Tuban Keluhkan Demam dan Nyeri Sendi Mirip Gejala Chikungunya
Wisata Kambang Putih Tuban Park, Ikon yang Terlupa di Tengah Gencarnya Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:44 WIB

Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:01 WIB

Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:51 WIB

Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version