BMKG Prakirakan Hujan Lebat dan Petir Melanda Jawa Timur pada Rabu Hari Ini
SURABAYA, JATIM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca hujan lebat disertai petir akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur pada Rabu (11/12/2024). Pemkot Surabaya telah mengambil langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak genangan akibat hujan lebat tersebut.
Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini
Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca pada Rabu pagi diprediksi bervariasi, mulai dari cerah, berawan, berkabut, hingga hujan ringan dan hujan lebat disertai petir. Pada siang hingga malam hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat, dengan kemungkinan hujan lebat dan petir. Cuaca dini hari nanti juga diperkirakan akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan lebat disertai petir.
Suhu udara di wilayah Jawa Timur hari ini berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 57–99 persen. Angin dominan bertiup dari arah barat ke barat laut dengan kecepatan antara lima hingga 35 km/jam.
Kondisi Perairan Jawa Timur
BMKG Tanjung Perak melaporkan bahwa sebagian besar wilayah perairan Jawa Timur juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir. Angin dominan bertiup dari arah barat ke barat laut dengan kecepatan maksimum 27 knots (48 km/jam) di Laut Jawa bagian timur dan 24 knots (43 km/jam) di perairan selatan Jawa Timur.
Ketinggian gelombang laut di Selat Madura diperkirakan antara 0,5–1,0 meter, di Laut Jawa bagian timur 1,0–1,5 meter, dan di perairan selatan Jawa Timur antara 1,0–2,5 meter.
Langkah Antisipasi Pemkot Surabaya
Menanggapi prakiraan cuaca ekstrem ini, Pemerintah Kota Surabaya telah mengaktifkan seluruh pompa air untuk mengantisipasi genangan di wilayah-wilayah rawan banjir. Selain itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) juga disiagakan untuk memastikan saluran drainase berfungsi optimal.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. “Kami telah menyiapkan semua langkah antisipasi, tetapi peran serta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sangat penting agar saluran air tidak tersumbat,” ujar Eri.
Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk:
- Memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi atau kanal resmi BMKG.
- Menghindari perjalanan saat cuaca ekstrem, terutama di daerah rawan banjir.
- Menyimpan dokumen penting di tempat aman dan kering.
- Menghindari penggunaan alat elektronik saat terjadi petir.
Editor : Agus Susanto