Cuaca Sendu di Tuban Diprediksi Bertahan Seminggu, Waspadai Hujan Lebat dan Potensi Bencana

- Reporter

Sabtu, 24 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gambar: (Ilustrasi/Ist).

TUBAN – Cuaca mendung dan hujan ringan yang menyelimuti Kabupaten Tuban belakangan ini rupanya akan terus berlanjut. Menurut prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tuban, nuansa sendu ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu minggu ke depan.

Hujan Ringan hingga Malam Hari

Kepala BMKG Kelas III Tuban, Mochammad Nur, saat dikonfirmasi Liputansatu.id, menyampaikan bahwa pada Sabtu (24/05/2025), cuaca di wilayah Tuban diprediksi berawan sejak pagi hingga malam, dengan potensi hujan ringan pada siang dan sore hari.

“Untuk besok secara umum, wilayah Tuban akan berawan sepanjang hari,” jelas Nur.

Penyebab Cuaca Buruk: MJO hingga Tekanan Rendah

Lebih lanjut, Nur menyampaikan bahwa dalam sepekan ke depan, wilayah Tuban berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah fenomena atmosfer yang aktif belakangan ini.
Beberapa faktor pemicu antara lain adalah

Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby dan Kelvin, serta daerah tekanan rendah yang datang silih berganti.
• Madden-Julian Oscillation (MJO) adalah fenomena cuaca tropis yang berupa gelombang atmosfer yang bergerak dari barat ke timur dan memiliki siklus sekitar 30–60 hari. MJO sangat mempengaruhi intensitas curah hujan di daerah tropis.
• Gelombang Rossby dan Kelvin merupakan jenis gelombang atmosfer dan laut yang turut berperan dalam pola cuaca global. Gelombang Rossby cenderung bergerak dari timur ke barat, sedangkan Gelombang Kelvin bergerak sebaliknya.

“Jika melihat perkembangan dinamika atmosfer saat ini, intensitas hujan diperkirakan akan mulai berkurang pada bulan Juni,” tambah Nur.

BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca yang tidak menentu serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk terus memantau informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG secara berkala,” pungkas Nur.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version