Damkar Tuban Serahkan 26 Ekor Ular ke BKSDA untuk Dilepasliarkan

- Reporter

Kamis, 6 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Puluhan ular hasil tangkapan petugas Damkar Tuban dikumpulkan sebelum diserahkan ke BKSDA Jawa Timur, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Sebanyak 26 ekor ular hasil penangkapan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tuban diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, Kamis (06/11/2025). Ular-ular tersebut rencananya akan dilepasliarkan di kawasan hutan jauh dari permukiman warga.
Kepala Bidang Damkar, Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, mengatakan bahwa puluhan ular tersebut merupakan hasil penanganan laporan masyarakat selama satu bulan terakhir.
“Jadi ular-ular yang ditangkap nanti akan kembali dilepasliarkan setelah kami sampaikan ke BKSDA,” ujar Sutaji.
Menurutnya, dari total 26 ekor ular yang diserahkan, 24 di antaranya berjenis piton, 1 ekor sanca budu yang tergolong langka, serta 1 ekor king kobra.

Waspada Kemunculan Ular di Musim Hujan

Sutaji menambahkan, memasuki musim penghujan, kemunculan ular di sekitar permukiman meningkat karena habitat mereka tergenang air. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Bersihkan lingkungan, jangan menumpuk pakaian atau barang secara sembarangan karena biasanya ular suka bersembunyi di tempat seperti itu. Jika menemukan ular, segera hubungi petugas Damkar,” pesannya.

Dilepasliarkan di Malang Selatan

Sementara itu, Koordinator Unit Wildlife Rescue BKSDA Jawa Timur, Syam Hendrawan, menyampaikan pihaknya menerima penyerahan hewan tersebut dan akan segera melakukan pelepasliaran.
“Nanti dilepasliarkan di daerah Malang Selatan, jauh dari permukiman penduduk,” ungkap Syam.
Ia menambahkan, pihaknya selalu siap menjemput hewan liar hasil tangkapan masyarakat maupun instansi terkait. Namun karena lokasi Tuban cukup jauh, pengambilan biasanya dilakukan setelah jumlah hewan yang dikumpulkan mencukupi agar lebih efisien. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version