Debat Perdana Pilkada Tuban, Paslon Riyadi-Wafi Kompak Pakai Batik Gedog Tuban

- Reporter

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Pasangan Riyadi - Wafi Abdul Rosyid saat mengenakan udeng dan selempang batik gedog khas Tuban pada debat perdana di salah satu resto di Tuban, (Ist).

Terlihat Pasangan Riyadi - Wafi Abdul Rosyid saat mengenakan udeng dan selempang batik gedog khas Tuban pada debat perdana di salah satu resto di Tuban, (Ist).

Tuban – Dalam debat publik perdana yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban, Minggu malam (20/10/2024), Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01, Riyadi-Wafi, tampil kompak dengan mengenakan udeng dan selempang batik gedog khas Tuban.

Penampilan ini menegaskan komitmen mereka terhadap pelestarian dan promosi potensi lokal Kabupaten Tuban.

Riyadi mengungkapkan kebanggaannya terhadap batik gedog yang merupakan warisan budaya Tuban. Ia berharap batik ini dapat dikenal lebih luas dan dimanfaatkan secara maksimal.

“Jangan sampai batik ini hanya bisa diproduksi, tapi tidak bisa dijual. Semua dinas dan investor, baik kecil maupun besar, harus memakai batik gedog Tuban selama satu minggu,” ujar Riyadi setelah debat, ditulis Senin (21/10/2024).

Lebih lanjut, Riyadi menekankan bahwa langkah ini juga untuk menjaga inflasi di Tuban, karena inflasi sangat terkait dengan ketersediaan dan kecukupan stok barang.

Sementara itu, Gus Wafi, pasangannya, menambahkan bahwa ekonomi kreatif di Tuban memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama batik gedog. “Setiap kecamatan di Tuban memiliki potensi ekonomi kreatif, termasuk batik di Kerek. Ini peluang besar yang perlu kita kembangkan,” jelas Wafi.

Ia menegaskan bahwa jika terpilih, mereka berkomitmen untuk melibatkan semua elemen pemerintahan yang berkaitan dengan ekonomi kreatif guna mendukung pengembangan sektor ini di Tuban.

Dalam debat publik tersebut, Paslon Riyadi-Wafi berhasil memaparkan visi dan misi mereka dengan lancar. Riyadi menilai bahwa debat ini adalah ajang untuk beradu gagasan demi menjadi pemimpin yang mampu membawa Tuban ke arah yang lebih baik.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan ini bisa menjadi awal dari diskusi yang lebih mendalam di kesempatan lain,” tutup Riyadi.

Editor : Silvy

Berita Terkait

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban
Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!
Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Retensi dan Masa Pemeliharaan Proyek Rp6 Miliar Puskesmas Merakurak Masih Jadi Teka-Teki
UNTAN Segera Konsultasi ke Kementerian, Kejar Pencairan Remunerasi 17 Dosen P3K
Gus Lilur: Indonesia Butuh Kolaborasi Polri dan Kejaksaan, Bukan Adu Kekuatan
Gandeng Guru TPQ, Disdik Segera Terapkan Jam Nol Mengaji di SD Negeri Tuban

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:04 WIB

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28 WIB

Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:18 WIB

Retensi dan Masa Pemeliharaan Proyek Rp6 Miliar Puskesmas Merakurak Masih Jadi Teka-Teki

Berita Terbaru