Dilanda Hujan Deras, 54 Rumah Warga di Tempurejo Jember Diterjang Banjir

- Reporter

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, saat melakukan aktifitas di rumahnya ditengah kondisi tergenang banjir, (Ist).

Salah seorang warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, saat melakukan aktifitas di rumahnya ditengah kondisi tergenang banjir, (Ist).

JEMBER, JATIM – Curah hujan tinggi pada Kamis malam (28/11/2024) menyebabkan banjir melanda Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Genangan air dengan ketinggian 20-80 cm merendam wilayah Dusun Kraton, khususnya di RT 07 dan RT 08 RW 03, dan berdampak pada 54 Kepala Keluarga (KK).

Kapolsek Tempurejo, AKP Heri Supadmo, bersama Danramil Tempurejo, BPBD Jember, dan perangkat Desa Wonoasri segera bergerak membantu warga terdampak. Mereka mengevakuasi barang-barang berharga untuk meminimalkan kerugian, sekaligus mendistribusikan bantuan sosial berupa nasi bungkus dan sembako.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk mengamankan barang-barang berharga mereka,” ujar AKP Heri Supadmo pada Minggu (1/12/2024).

Selain itu, patroli di lokasi rawan banjir terus dilakukan guna memastikan keamanan warga dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menjelaskan bahwa meskipun tidak ada korban jiwa, kewaspadaan tetap diperlukan.

“Kami telah menyiagakan personel untuk mendukung BPBD dalam penanganan bencana alam. Masyarakat diminta tetap tenang tetapi waspada,” terangnya.

Sementara itu, BPBD Jember dan aparat desa setempat terus melakukan pendataan guna merumuskan langkah pemulihan bagi wilayah terdampak. Petugas gabungan tetap bersiaga di lokasi hingga situasi kembali normal.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dan perlunya langkah mitigasi bencana di Jember. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil tindakan preventif untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Plh Kajari Tuban Akui Ada Indikasi Dugaan Suap Kasus Tambang Ilegal, Empat Pejabat Ditarik Kejati
Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar
Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi
Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?
Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban
Waskita Karya Bungkam, DPRD Tuban Ungkap Proyek Sekolah Rakyat Belum Siap Ditempati
Diduga Tarik Biaya Seragam Rp1,45 Juta, Pemprov Jatim Ancam Sanksi Tegas Sekolah di Tuban
Service AC Berujung Petaka, Teknisi Alami Patah Tulang dan Gangguan Pendengaran

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:39 WIB

Plh Kajari Tuban Akui Ada Indikasi Dugaan Suap Kasus Tambang Ilegal, Empat Pejabat Ditarik Kejati

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:04 WIB

Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:55 WIB

Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00 WIB

Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban

Berita Terbaru

Petugas Pos Damkar Bancar berupaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan dapur, kandang ternak, dan bagian belakang rumah milik warga di Dusun Joho, Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Rabu (15/7/2026). Diduga kebakaran dipicu bara api dari tungku kayu bakar yang belum padam, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:27 WIB