Surabaya – Pengusaha nasional asal Situbondo, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, resmi melakukan ekspansi bisnis skala besar di Kota Surabaya.
Melalui Super Holding Sabhumi Barat Basra, Gus Lilur membuka tiga kantor strategis sekaligus sebagai bagian dari konsolidasi dan percepatan pertumbuhan bisnis menjelang 2026.
Langkah ini menegaskan posisi Sabhumi Barat Basra sebagai holding bisnis terintegrasi dengan penguasaan kuat di sektor pertambangan, kelautan, logistik, dan bongkar muat.
Surabaya Jadi Pusat Komando Bisnis Nasional
Surabaya dipilih bukan tanpa alasan. Kota Pahlawan dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi, logistik, dan pelabuhan terbesar di Indonesia Timur.
“Surabaya ini Kota Pahlawan. Ini mengilhami saya mengibarkan bendera bisnis dari Surabaya. Saya total dalam ekspansi bisnis di kota ini, sekaligus kota kelahiran Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Lilur, Kamis (11/12/2025).
Dengan langkah ini, Surabaya diposisikan sebagai pusat komando bisnis nasional Super Holding Sabhumi Barat Basra.
Empat Induk Perusahaan Perkuat Core Business
Super Holding Sabhumi Barat Basra menaungi empat induk perusahaan utama yang bergerak di sektor strategis dan saling terintegrasi.
Bandar Indonesia Grup (BIG) – Fokus Tambang Galian C Jatim
Bandar Indonesia Grup membawahi ratusan anak perusahaan dengan ratusan konsesi pertambangan di Jawa Timur.
Untuk memperkuat fokus bisnis, BIG melakukan reposisi kantor dari Graha Pena Ekstensi ke Graha Pena Surabaya.
Reposisi ini ditujukan untuk:
• Memperkuat penguasaan tambang Galian C
• Mempercepat koordinasi manajemen dan operasional
• Mengoptimalkan strategi bisnis regional Jawa Timur
SANTRI Grup – Kontraktor Tambang Terintegrasi
Induk perusahaan kedua adalah SANTRI Grup (Sarana Nata Tambang Lestari Grup) yang difokuskan sebagai kontraktor utama seluruh konsesi pertambangan Bandar Indonesia Grup.
SANTRI Grup akan berkantor di Graha Pena Ekstensi Lantai 10, Jalan A. Yani Surabaya
Strategi penguatan SANTRI Grup meliputi:
• Penambahan alat berat tambang
• Modernisasi peralatan operasional
• Target menjadi kontraktor tambang terbaik di Indonesia
BALAD Grup – Sentra Bisnis Kelautan & Budidaya
BALAD Grup (Bandar Laut Dunia Grup) akan memindahkan kantor ke Pelindo Place Office Tower, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
Lokasi ini dipilih untuk:
• Mempercepat koordinasi logistik dan distribusi
• Mendukung aktivitas perikanan budidaya di Kangean, Sumenep, Madura
• Memperkuat konektivitas laut dan pelabuhan nasional
Vhandasta Grup – Perusahaan Bongkar Muat Baru
Induk perusahaan keempat adalah Vhandasta Grup (Vahana Sampada Samasta Grup), perusahaan bongkar muat (PBM) yang baru dibentuk.
Vhandasta Grup akan:
• Beroperasi langsung di Pelabuhan Tanjung Perak
• Berkantor di Pelindo Place Office Tower
• Menjadi bagian dari rantai logistik terpadu Sabhumi Barat Basra
Menatap 2026, Konsolidasi dan Akselerasi Bisnis
Menurut Gus Lilur, pembukaan tiga kantor ini bukan sekadar relokasi, melainkan bagian dari strategi besar menyongsong 2026.
“Menyongsong tahun baru 2026, Super Holding Sabhumi Barat Basra menata kantor dan menyiapkan gerak laju ratusan cucu usahanya,” pungkasnya.
Langkah ini menegaskan komitmen Sabhumi Barat Basra untuk terus bertumbuh sebagai super holding nasional berbasis sumber daya, logistik, dan maritim. (Fia)
Editor : Kief