Tuban – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban menggelar Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu dengan melakukan deteksi dini melalui tes urine terhadap warga di empat titik berbeda di wilayah Kabupaten Tuban. Hasilnya, empat orang dinyatakan positif mengonsumsi sabu.
Operasi Serentak di Seluruh Indonesia
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia, sesuai arahan Kepala BNN Republik Indonesia. Langkah tersebut menjadi upaya memperkuat pemulihan kawasan rawan narkotika agar kembali menjadi lingkungan yang aman dan produktif.
Kolaborasi Lintas Instansi
Di Tuban, pelaksanaan operasi melibatkan BNNK Tuban, Satresnarkoba Polres Tuban, Subdenpom V/2-4 Tuban, dan Satpol PP Kabupaten Tuban.
Petugas menyasar beberapa wilayah yang selama ini terindikasi memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Dari hasil tes urine di empat lokasi, ditemukan empat orang positif amphetamine. Saat ini mereka telah dibawa ke kantor BNNK Tuban untuk dilakukan asesmen dan pendalaman,” ujar Kepala BNNK Tuban AKBP Bagus Hari Cahyono, Jumat (07/11/2025).
Empat Warga Dinyatakan Positif
Empat orang yang dinyatakan positif terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka kini menjalani pemeriksaan lanjutan di kantor BNNK Tuban untuk menentukan langkah penanganan sesuai prosedur.
AKBP Bagus menegaskan, operasi ini bukan sekadar langkah hukum, tetapi juga bagian dari komitmen pemulihan sosial bagi warga yang terdampak penyalahgunaan narkoba.
Upaya Menuju Tuban Bersinar
Melalui kegiatan ini, BNNK Tuban bersama lintas instansi terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Selain penindakan, BNNK juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih narkoba atau Tuban Bersinar (Bersih Narkoba).
“Kami ingin memastikan wilayah yang sebelumnya rawan bisa benar-benar pulih. Upaya ini tidak hanya penegakan hukum, tapi juga pemulihan sosial,” tegas AKBP Bagus. (Az)
Editor : Kief