Festival Mangrove Jatim 2026, Bank Jatim Serahkan CSR Rp849 Juta untuk Fasilitas Olahraga di Tuban

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menyerahkan bantuan CSR senilai Rp849 juta kepada Pemerintah Kabupaten Tuban untuk pembangunan lapangan futsal dan mini soccer saat Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di Pantai Panduri, Kecamatan Jenu, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bertepatan dengan penyelenggaraan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Rabu (29/07/2026), Bank Jatim menyerahkan bantuan pembangunan lapangan futsal dan mini soccer senilai Rp849 juta kepada Pemerintah Kabupaten Tuban.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Prosesi penyerahan turut disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forkopimda, perwakilan kementerian, akademisi, komunitas pemerhati lingkungan, hingga masyarakat yang memadati kawasan pesisir Pantai Panduri.
Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 tidak hanya menjadi ajang kampanye pelestarian lingkungan, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Bank Jatim Dukung Pembangunan Fasilitas Olahraga di Tuban

Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana, mengatakan bantuan CSR tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tuban, khususnya dalam penyediaan sarana olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan lapangan futsal dan mini soccer merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Tuban yang kemudian direalisasikan melalui program CSR Bank Jatim.
“Ini merupakan bentuk dukungan Bank Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Tuban dalam menjalankan programnya. Seperti yang disampaikan Bupati Tuban, fasilitas umum ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk beraktivitas dan berolahraga sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Fenty.
Ia menjelaskan, dipilihnya fasilitas olahraga sebagai bentuk bantuan bukan tanpa alasan. Selain menjadi ruang aktivitas masyarakat, keberadaan lapangan tersebut diharapkan mampu mendorong pola hidup sehat, mempererat interaksi sosial, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam mengembangkan prestasi olahraga.
“Tujuannya agar masyarakat memiliki wadah untuk beraktivitas dan berolahraga. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga mampu mendorong lahirnya prestasi di bidang olahraga,” katanya.
Di sisi lain, Bank Jatim berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas publik yang representatif.
“Harapannya bantuan yang diberikan Bank Jatim bisa bermanfaat oleh seluruh masyarakat Kabupaten Tuban dan mendukung program yang sudah dijalankan oleh pemerintah,” pungkas Fenty.

Festival Mangrove Jadi Ajang Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 dipusatkan di kawasan pesisir Pantai Panduri dengan mengusung semangat pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem pesisir.
Berbagai kegiatan digelar, mulai dari penanaman mangrove asosiasi berupa cemara udang dan pandan laut, pelepasliaran burung, pelayanan kesehatan gratis, edukasi lingkungan, pameran pengelolaan ekosistem mangrove, fashion show batik berbahan pewarna alami mangrove, hingga konser akustik yang dibawakan vokalis Slank, Kaka.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa mangrove merupakan aset lingkungan yang memiliki nilai strategis sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi sekaligus penyerap karbon alami untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
“Mangrove adalah investasi lingkungan untuk masa depan. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Mari kita niatkan menjaga mangrove sebagai ikhtiar menjaga bumi dan menyumbangkan oksigen bagi Ibu Pertiwi,” ujar Khofifah.

Bupati Tuban Ajak Semua Pihak Jaga Ekosistem Pesisir

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan penunjukan Kabupaten Tuban sebagai tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga kawasan pesisir sepanjang kurang lebih 65 kilometer.
Menurutnya, keberhasilan menjaga ekosistem mangrove tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.
“Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menjadi habitat berbagai biota laut, menyerap emisi karbon, sekaligus mendukung kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, pelestarian mangrove harus menjadi gerakan bersama,” ujar Mas Lindra.
Suasana festival semakin semarak ketika vokalis Slank, Kaka, ikut menanam mangrove bersama Gubernur Jawa Timur dan Bupati Tuban. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Bupati Tuban Terima Penghargaan Pembina Ekosistem Mangrove

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tuban juga menerima Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3/2092/KPTS/033.2/2026 sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kabupaten Tuban.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tuban dalam rehabilitasi kawasan mangrove, edukasi lingkungan kepada masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga ekosistem pesisir.
Kolaborasi antara pelestarian lingkungan dan dukungan pembangunan melalui program CSR Bank Jatim menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan lingkungan.
Melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Festival Mangrove Jawa Timur 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga pesisir sekaligus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tuban. (Aj)

Berita Terkait

PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi
Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Tuban, Enggan Komentari Pembangunan Yang Belum Rampung
Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga
Bolos Saat Jam Pelajaran, Enam Siswa di Tuban Digiring Kembali ke Sekolah
Kayuh Sepeda Demi Bertemu Ayah di Tahanan, Kisah Bocah di Situbondo Mengundang Haru
Kemunculan Dugaan Babi Ngepet di Desa Mliwang Hebohkan Warga Tuban
Misteri Kematian Massal Ribuan Ikan di Bekas Tambang Tuban, DLHP Siapkan Uji Laboratorium
Marak Tambang Ilegal Rusak Lingkungan, Satpol PP Sidak Wilayah Bancar Tuban

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41 WIB

Festival Mangrove Jatim 2026, Bank Jatim Serahkan CSR Rp849 Juta untuk Fasilitas Olahraga di Tuban

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:05 WIB

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Tuban, Enggan Komentari Pembangunan Yang Belum Rampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Enam Siswa di Tuban Digiring Kembali ke Sekolah

Berita Terbaru

Exit mobile version