Tuban – Seorang warga Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Habib Hasan bin Ali Alkaf (57), meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Sabtu siang (26/07/2025). Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Pemuda, tepatnya di depan rumah korban, saat ia hendak melakukan putar balik diduga tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah belakang.
Kronologi Kejadian
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, saat dikonfirmasi oleh Liputansatu.id, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda PCX bernopol S 4572 HG. Ia berhenti di tepi jalan sebelah kiri, dari arah selatan menuju utara, lalu berusaha melakukan putar balik.
Namun, nahas, korban diduga tidak memperhatikan lalu lintas dari belakang. Akibatnya, ia tertabrak oleh sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi S 2739 FK yang dikendarai Diky Imam Santoso (37), warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.
“Kejadiannya di Jalan Pemuda, Kelurahan Kutorejo, sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkap petugas Satlantas.
Korban Tewas di Lokasi Kejadian
Saksi mata di lokasi kejadian, Mochamad Nur Ali, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi tepat di depan rumahnya. Ia menyebut korban tiba-tiba menyebrang tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari arah selatan.
“Beliau hendak menyebrang, kemudian motor dari arah selatan langsung menabrak beliau. Kejadiannya persis di depan rumahnya,” tutur Ali.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di tempat kejadian (TKP).
Penanganan dan Tindakan Polisi
Setelah kejadian, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban langsung dievakuasi, sementara kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti di Mapolres Tuban.
Diperkirakan, kerugian materi akibat insiden ini mencapai Rp1 juta. Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Beat yang menabrak korban juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi