Penemuan Mayat Gegerkan Warga Mulyoagung
Tuban – Warga Dusun Krajan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di pinggir sawah Jalan Cinta pada Senin pagi (23/06/2025). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan kepala terbenam ke dalam lumpur sawah. Kondisi ini membuat warga sempat mengira korban telah kehilangan kepalanya.
Sontak saja, kabar penemuan itu menyebar luas melalui berbagai platform media sosial dan mengundang kerumunan warga yang penasaran. Banyak dari mereka mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan langsung kebenaran informasi yang sempat simpang siur.
Polisi Pastikan Korban Masih Utuh
Kapolsek Singgahan, AKP Rukandar, yang tiba di tempat kejadian tak lama setelah laporan masuk, membenarkan adanya penemuan jenazah. Namun, ia membantah kabar yang menyebutkan bahwa mayat tersebut tanpa kepala.
“Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi jenazah masih utuh. Dugaan awal, korban adalah perempuan berusia sekitar 21 tahun. Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan korban sudah meninggal dunia selama tiga hari,” terang AKP Rukandar kepada media.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Koesma Tuban guna keperluan autopsi dan identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Identitas Korban Masih Misterius
Hingga berita ini diturunkan, identitas pasti korban masih belum diketahui. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Liputansatu.id, korban ditemukan di area persawahan milik warga bernama Mad Shobirin. Korban mengenakan baju warna cokelat, celana panjang hitam, serta kalung emas dengan liontin berbentuk huruf “P.”
Ciri-ciri tersebut kemudian memunculkan dugaan adanya keterkaitan dengan laporan orang hilang yang diterima warga sejak Sabtu (21/06/2025).
Keluarga Kehilangan Cucu Sejak Sabtu
Seorang pria bernama Marsidi, warga sekitar, mendatangi lokasi setelah mendengar kabar penemuan mayat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa cucunya, Puji Rahayu, telah dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu.
“Cucu saya pamit mau ke acara hajatan, tapi sampai sekarang belum pulang. Saya dengar ada penemuan mayat, ciri-cirinya mirip dengan cucu saya,” kata Marsidi dengan nada cemas.
Ia berharap besar agar korban tersebut bukanlah cucunya. Dengan suara bergetar ia menambahkan,
“Semoga itu bukan cucu saya…”
Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman kasus guna mengungkap penyebab kematian korban. Penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan saksi-saksi di sekitar lokasi, serta memverifikasi laporan orang hilang yang masuk ke kepolisian.
AKP Rukandar memastikan bahwa kasus ini akan diusut tuntas, sembari menunggu hasil autopsi yang dapat memberikan titik terang terkait penyebab kematian dan identitas korban.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi