Heboh Temuan HGB 656 Hektare di Laut Surabaya, Mirip Kasus Pagar Laut di Tangerang

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HGB seluas 656 Ha ditemukan di Laut Surabaya,(Foto: Tangkapan Layar/Ist).

HGB seluas 656 Ha ditemukan di Laut Surabaya,(Foto: Tangkapan Layar/Ist).

SURABAYA, JATIM – Media sosial X diramaikan dengan temuan Hak Guna Bangunan (HGB) seluas sekitar 656 hektare (Ha) di laut Surabaya. Informasi ini terungkap melalui aplikasi Bhumi dan mencuri perhatian publik karena serupa dengan kasus kontroversial di Tangerang.

Akun @thanthowy menjadi sorotan setelah membagikan data yang ia peroleh. Ia menyebutkan bahwa Hak Guna Bangunan tersebut berada di perairan Surabaya-Sidoarjo, tepatnya di Timur Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar dengan koordinat 7.342163°S, 112.844088°E.

“Ada area HGB ± 656 ha di timur Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar: 1. 7.342163°S, 112.844088°E,” tulis @thanthowy, dikutip oleh Liputansatu.id pada Selasa (21/1/2025).

Kasus HGB di Laut Surabaya Mirip Kasus di Tangerang

Kasus Hak Guna Bangunan di laut ini mengundang kontroversi serupa seperti yang terjadi di Tangerang. Di Tangerang, isu tersebut dianggap melanggar aturan tata ruang dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 85/PUU-XI/2013, yang secara tegas melarang pemanfaatan ruang, termasuk HGB, di atas perairan.

Dalam unggahannya, @thanthowy juga menyoroti inkonsistensi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Timur 2023, yang dinilai tidak selaras dengan aturan yang berlaku.

“Putusan MK 85/PUU-XI/2013 melarang atau membatalkan pemanfaatan ruang (Hak Guna Bangunan dll) di atas perairan. Saya temukan inkonsistensi di RTRW Jatim 2023,” tegasnya.

Pengakuan Penelusuran dan Temuan Akun @thanthowy

Pemilik akun @thanthowy, yang diketahui bernama Thanthowy Syamsuddin, merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair). Ia mengaku awalnya penasaran dengan isu HGB di laut Tangerang, hingga akhirnya melakukan penelusuran di wilayah Surabaya menggunakan aplikasi Bhumi. Hasilnya, ia menemukan keberadaan HGB di laut Surabaya-Sidoarjo, yang dinilainya bertentangan dengan putusan MK.

“Putusan MK melarang atau membatalkan pemanfaatan ruang (HGB, dll) di atas perairan,” pungkas Thanthowy.

Baca juga: Kemunculan Buaya Besar di Sungai Kepetingan Sidoarjo Jadi Viral di Media Sosial

Pelanggaran Tata Ruang dan Dampaknya

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran atas keberlanjutan lingkungan di Surabaya, khususnya di sekitar Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar. Masyarakat pun mendesak pemerintah untuk memberikan klarifikasi terkait temuan ini dan menegakkan aturan tata ruang.(Said/Din)

Berita Terkait

Gus Kautsar: Haul Masyayikh Adalah Wujud Syukur Santri kepada Para Guru dan Ulama
Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah
Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban
Misteri Uang Rp600 Juta Tambang Ilegal Tuban Kian Rumit, Muncul Dugaan Keterkaitan ASN Kejari
Negara Wajib Melindungi Rakyatnya, Gus Lilur Minta Kepastian Hukum bagi Penambang Belerang Kawah Ijen
Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polresta Tuban Bongkar 4 Kasus Narkoba, 6 Tersangka dan Puluhan Butir Ekstasi Diamankan
Ayah Tiri di Tuban Diduga Lecehkan Anak hingga Hamil

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:22 WIB

Gus Kautsar: Haul Masyayikh Adalah Wujud Syukur Santri kepada Para Guru dan Ulama

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB

Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:51 WIB

Misteri Uang Rp600 Juta Tambang Ilegal Tuban Kian Rumit, Muncul Dugaan Keterkaitan ASN Kejari

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:42 WIB

Negara Wajib Melindungi Rakyatnya, Gus Lilur Minta Kepastian Hukum bagi Penambang Belerang Kawah Ijen

Berita Terbaru