Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

HMI Tuban 2025-2026 Resmi Dilantik! Usung Semangat Intelektual Mandiri dan Kritis di Era Digital

- Reporter

Minggu, 29 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan Pengurus HMI Tuban periode (2025 - 2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pelantikan Pengurus HMI Tuban periode (2025 - 2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Tuban resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025-2026. Acara pelantikan yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Tuban pada Minggu (29/06/2025) ini menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali semangat perjuangan mahasiswa sebagai agen perubahan.
Mengusung tema “Tekad Baru Revitalisasi HMI sebagai Episentrum Gerakan Intelektual yang Mandiri, Kritis, dan Solutif”, kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan DPRD Tuban, Majelis Nasional (MN) KAHMI Jawa Timur, Presidium MD KAHMI Tuban, alumni, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan pelajar se-Bumi Ronggolawe.

Ketua HMI Tuban Tegaskan Komitmen Kritis dan Solutif

Ketua Umum HMI Cabang Tuban, Agus Siswanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru adalah awal langkah menuju masa depan yang lebih baik, berlandaskan nilai keislaman dan keindonesiaan.

“Semoga di tangan kepengurusan periode ini, ghiroh perjuangan HMI dapat kembali bangkit dan menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan di Tuban,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa HMI tetap akan menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawasi jalannya program-program pembangunan, tanpa kehilangan nilai-nilai konstruktif dan solutif demi kemaslahatan masyarakat.

Sekjen MN KAHMI: HMI Harus Jadi Penjaga Kultur Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal MN KAHMI, Syamsul Qomar, menyampaikan pesan mendalam terkait peran penting HMI dalam menjaga identitas dan kultur bangsa.

“HMI harus menjadi garda terdepan penjaga nilai budaya, baik lokal, nasional, maupun keislaman. Di era digital ini, budaya asing begitu mudah masuk, dan itu bisa mengikis identitas kita,” tegasnya.

Ia mengkritisi sikap apatis generasi muda saat ini yang semakin enggan bergabung dalam organisasi sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, ini adalah tanda awal dari hilangnya kepedulian terhadap nasib bangsa.

“Kader HMI harus berpikir mandiri dan menjadi pelayan publik dengan tetap kritis namun memberikan solusi,” imbuhnya.

MD KAHMI Dorong Penguatan Kaderisasi dan Tradisi Dialektika

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Tuban, Arif Wibowo, mengulas sejarah dan tantangan yang dihadapi HMI Tuban sejak mulai tumbuh pada 2006. Ia menekankan pentingnya penguatan pengkaderan untuk menghadapi era keterbukaan informasi dan tantangan digitalisasi.

“Setiap generasi punya tantangan tersendiri. Saat ini, tantangan lebih kompleks. Fondasi kaderisasi harus diperkuat dan visi-misi harus diperjelas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar HMI kembali membangun tradisi intelektual yang telah menjadi ciri khasnya selama ini.

“Ruang-ruang dialektika harus dihidupkan kembali. Itulah cara kita bertahan dalam menghadapi zaman yang semakin keras,” pungkas Arif.

Seminar Kepemudaan: Pemuda dan Tantangan Industrialisasi

Rangkaian pelantikan ini juga disemarakkan dengan seminar kepemudaan bertajuk “Prospek Pemuda dalam Menyongsong Kepungan Industri di Bumi Ronggolawe”. Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang, antara lain:
• Lusiana, Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakerin Tuban
• Sugiantoro, Ketua DPRD Kabupaten Tuban
• Rifki Mukhlason, Pengamat Industrialisasi
• M. Abdul Rohman, Jurnalis dan Pengurus Karang Taruna Jawa Timur
Diskusi dalam seminar ini menyoroti pentingnya peran pemuda dalam mempersiapkan diri menghadapi gelombang industrialisasi di Tuban. Pemuda tidak hanya dituntut untuk siap kerja, tetapi juga berdaya saing dan mampu menciptakan solusi dari tantangan sosial yang muncul.

HMI sebagai organisasi kader harus terus memperkuat eksistensinya sebagai penjaga nilai, agen perubahan, dan mitra kritis yang solutif.
Dengan semangat intelektual yang mandiri dan kritis, HMI Tuban diharapkan mampu menciptakan kader-kader unggul yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu