Tuban – Menjelang musim mudik Lebaran 2025, kondisi jalan Pantura Tuban-Babat masih menjadi perhatian. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Widang dan Semanding.
Banyaknya lubang jalan atau jeglongan dengan kedalaman bervariasi antara 4 hingga 10 cm dikhawatirkan membahayakan para pemudik, terutama pengendara roda dua. Yoga, warga Widang, mengeluhkan banyaknya lubang di jalan Pantura yang dapat menyebabkan kecelakaan jika pengendara tidak berhati-hati, terutama saat malam hari.
“Kalau tidak hati-hati, bisa terjatuh. Penanganannya hanya tambal sulam, yang menurut saya malah membahayakan karena permukaannya tidak rata,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ahmad, warga Semanding, yang hampir mengalami kecelakaan akibat lubang jalan di dekat jembatan Patung Kuda. “Saya hampir terjatuh karena ada jeglongan di situ,” katanya.
Baca juga: Polres Tuban Kerahkan 326 Personel untuk Amankan Jalur Mudik Lebaran 2025
Baca juga: Satlantas Polres Tuban Gelar Operasi Siwalan Serta Bagikan Takjil
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi P, mengonfirmasi bahwa jalur Pantura memang mengalami kerusakan di beberapa titik, termasuk ruas jalan perbatasan Babat-Tuban dan jalan raya ring road.
“Dari pertigaan ring road hingga pertigaan TWT, ada sekitar 15 titik yang mengalami kerusakan,” jelasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan pendataan terhadap kondisi jalan dan melaporkannya kepada dinas terkait agar segera diperbaiki sebelum arus mudik dimulai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara serta selalu menjaga konsentrasi,” tambah Rizky.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan agar perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa membahayakan pengendara.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi