Gresik, 29 Mei 2025 — Kepanikan sempat terjadi di perairan Manyar, Kabupaten Gresik, saat kapal kargo KM Dewi Bulan 89 terbakar pada Kamis dini hari. Untungnya, tim dari Basarnas Surabaya bersama sejumlah unsur penyelamatan laut berhasil memadamkan api dan menyelamatkan seluruh kru kapal.
Kronologi Kebakaran: Api Berasal dari Mesin Kapal
Insiden bermula sekitar pukul 04.00 WIB, ketika salah satu ABK mendengar suara mencurigakan dari ruang mesin. Setelah mesin dimatikan, api mulai terlihat menyala. Para kru langsung mencoba memadamkan api menggunakan APAR, namun gagal. Kejadian segera dilaporkan ke VTS Surabaya dan diteruskan ke tim SAR.
Tim SAR Bergerak Cepat
Menanggapi laporan darurat, Kantor SAR Surabaya mengerahkan tim dari KN SAR 249 Permadi. Tim berangkat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak dan tiba di lokasi pukul 06.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., menyampaikan bahwa pemadaman api berhasil dilakukan pukul 09.00 WIB dan memastikan tidak ada sisa api yang menyala.
“Personel dari Basarnas, Polair, dan KPLP naik ke atas kapal dan membantu pemadaman menggunakan selang hydrant kapal,” jelas Nanang.
Koordinasi Banyak Pihak dan Armada
Operasi pemadaman ini melibatkan banyak instansi: KPLP Tanjung Perak, Polairud Gresik, Syahbandar Gresik, Stasiun VTS, dan Pelindo Gresik. Sejumlah armada laut juga dikerahkan, di antaranya:
- Tug Boat Kresna 3116 – Pelindo Gresik
- KPLP KNP 371 & KNP 378
- KP 1016
- Speed Boat 50016
Semua ABK Selamat, Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, seluruh ABK KM Dewi Bulan 89 berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Basarnas mengimbau seluruh operator kapal untuk rutin memeriksa kondisi mesin dan peralatan keselamatan guna menghindari insiden serupa di masa mendatang.(Ron)