SITUBONDO, JATIM – Kapal Layar Motor (KLM) yang membawa puluhan penumpang dari Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, menuju Pelabuhan Kalbut, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, karam dan menyebabkan 72 penumpangnya tenggelam ditengah laut.
Insiden tenggelamnya KLM Lorena Sari yang baru beberapa jam berlayar menuju Situbondo tersebut diduga karena terjadi kebocoran pada lambung kapal setelah dihantam ombak besar di perairan laut Situbondo-Madura, Minggu (8/12/2024).
Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, jika saat ini anggotanya telah mempersiapkan evakuasi penumpang kapal kayu tersebut.
“Berdasarkan informasi yang kami terima kapal layar motor itu tenggelam setelah beberapa jam perjalanan dari Pulau Sapudi (Madura) ke Pelabuhan Kalbut (Situbondo),” ungkap AKP Gede Sukarmadiyasa kepada awak media di Pelabuhan Kalbut.
Ditempat yang sama, Masdari, salah seorang keluarga korban di Situbondo mengaku baru mendapat informasi setelah ada telepon dari keluarganya yang menumpang kapal kayu Lorena Sari itu.
“Keluarga saya ada 15 orang yang berangkat dari Pulau Sapudi ke Situbondo. Informasinya dievakuasi kapal yang melintas di lokasi,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, Kapal Layar Motor Lorena Sari yang diperkirakan membawa penumpang sebanyak 72 orang itu tenggelam setelah melakukan perjalanan dari Pulau Sapudi ke ke Pelabuhan Kalbut, Situbondo, sekitar pukul 13:30 Wib.
Penumpang kapal kayu itu dievakuasi Kapal Kargo KM Berlian Selatan yang kebetulan melintas di lokasi tenggelamnya kapal kayu tersebut. Sampai saat ini, kapal yang mengevakuasi penumpang kapal kayu tersebut dalam perjalanan ke Pelabuhan Jangkar.
Editor : Agus Susanto