TUBAN, JATIM – Seorang pengunjung asal Kecamatan Tuban, TS, mengalami kejadian kurang menyenangkan saat mengisi waktu liburan di Alun-Alun Tuban. Sesuai imbauan untuk melepas sandal di area balkon terbuka, ia justru kehilangan sandalnya saat hendak pulang.
Lapangan luas berumput di depan Masjid Agung Tuban ini memang mengalami revitalisasi dengan anggaran mencapai Rp 18,8 miliar. Namun, kejadian seperti ini menimbulkan pertanyaan soal pengelolaan fasilitas umum yang lebih baik.
Kejadian Kehilangan di Alun-Alun Tuban
TS mengungkapkan bahwa ia bukan satu-satunya korban kehilangan sandal di sana.
“Betul, Mas. Selasa malam saya ke sana bersama keluarga, tapi saat hendak pulang, sandal saya hilang. Kalau tidak salah, ada empat orang lain yang juga kehilangan sandal,” ujar TS saat dikonfirmasi tim LiputanSatu.id pada Sabtu (01/02/25).
Perlunya Pengelolaan dan Pengawasan Lebih Baik
Tak hanya kehilangan sandal, beberapa pengunjung juga menyoroti pentingnya perawatan fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan. Umaya, salah seorang pengunjung, mengimbau agar ada aturan yang lebih jelas, termasuk fasilitas penitipan barang.
“Sebagai warga Tuban, saya berharap semua pihak ikut menjaga fasilitas umum. Contohnya, kolam di alun-alun yang seharusnya dijaga justru dirusak oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Baca juga: Proyek Alun-Alun dan Gedung IPIT Tuban Tertunda, Pemuda Pancasila Kritik Pemerintah
Tanggapan Satpol PP Tuban
Menanggapi kejadian ini, Gunadi, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban umum saat menggunakan fasilitas alun-alun.
“Silakan nikmati dan manfaatkan fasilitas yang ada, tetapi tetap jaga ketertiban, norma, kebersihan, dan keindahannya,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pihaknya siap menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait gangguan atau kejadian yang tidak diinginkan demi meningkatkan kenyamanan pengunjung.(AZ/Din)
Editor : Mukhyidin khifdhi