TUBAN – Sejumlah keluarga pasien di RSUD dr Koesma Tuban mengeluhkan pelayanan tenaga medis, khususnya perawat, yang dinilai lamban dalam memberikan tindakan medis saat tidak ada dokter penanggung jawab.
Salah seorang keluarga pasien dari Kelurahan Sidorejo mengaku harus menunggu kehadiran dokter terlebih dahulu, sehingga perawatan pasien menjadi terhambat. Keluarga pasien yang enggan disebut namanya menyampaikan bahwa kondisi ini membuat mereka khawatir terhadap keselamatan pasien, terutama dalam situasi mendesak.
Keluhan Pasien di RSUD dr Koesma Tuban
Keluhan utama yang disampaikan oleh keluarga pasien adalah lamanya waktu tunggu hingga dokter hadir untuk memberikan instruksi medis. Mereka merasa bahwa perawat tidak bisa bertindak cepat meskipun keadaan pasien membutuhkan perhatian segera.
Penjelasan Direktur RSUD dr Koesma Tuban
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur RSUD dr Koesma Tuban, dr. Moh. Masyhudi, Kamis (06/02/2025) menjelaskan bahwa perawat memang memiliki batasan kewenangan dalam tindakan medis. Menurutnya, tindakan medis yang bersifat keputusan klinis harus dilakukan oleh dokter, sementara perawat hanya dapat melakukan tindakan yang sudah diarahkan oleh dokter sebelumnya.
“Jika hanya penggantian infus yang habis atau macet, pemasangan kateter, atau pemberian tindakan yang telah diarahkan oleh dokter, perawat berani melakukan tindakan. Namun, untuk tindakan atau terapi lain, perawat tidak diperbolehkan bertindak tanpa arahan dokter penanggung jawab,” jelas Masyhudi.
Baca juga: Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Besuki Terima Dokter Spesialis dari Luar Negeri
Imbauan dan Upaya Peningkatan Pelayanan
Selain itu, dr. Masyhudi juga menegaskan bahwa banyaknya jumlah pasien di RSUD dr Koesma Tuban menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan tepat waktu. Pasien harus menunggu sesuai dengan jadwal tindakan yang telah ditetapkan oleh rumah sakit.
“Pihak RSUD dr Koesma Tuban mengimbau kepada masyarakat agar memahami prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku di rumah sakit, sembari terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan demi kenyamanan dan keselamatan pasien,” imbuhnya.(Az)
Editor : Mukhyidin khifdhi