Kemunculan Buaya di Sungai Klurak, Warga Sidoarjo Diminta Waspada

- Reporter

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan buaya di Sungai Klurak gegerkan warga Sidoarjo, (Ist).

Penampakan buaya di Sungai Klurak gegerkan warga Sidoarjo, (Ist).

SIDOARJO, JATIM – Warga Kecamatan Candi, Sidoarjo, dihebohkan dengan kemunculan buaya di Sungai Klurak. Menurut warga setempat, buaya tersebut sering terlihat hampir setiap hari, dengan jumlah diperkirakan mencapai empat ekor.

Kepala Seksi Konservasi SDA Wilayah 3 BBKSDA Jatim, Gatut Panggah Prasetyo, mengungkapkan bahwa buaya yang sering muncul ini kemungkinan adalah buaya muara, yang memang memiliki habitat alami di kawasan sungai di Surabaya, Sidoarjo, hingga Lamongan.

“Sungai induk dan sudetan-sudetan di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, dan sekitarnya merupakan area muara. Jadi, kawasan itu adalah home range dari buaya,” jelas Gatut, Selasa (3/12/2024).

Gatut mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan menjauh dari lokasi kemunculan buaya demi keselamatan.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mendekati lokasi. Perangkat RT, RW, dan desa setempat diharapkan dapat membantu mengingatkan warga agar tidak beraktivitas di sekitar sungai tersebut,” ujarnya.

Terkait penanganan atau evakuasi buaya, Gatut menjelaskan bahwa hal tersebut kemungkinan akan ditangani oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL).

Salah satu warga, Setu (71), mengungkapkan bahwa kemunculan buaya semakin sering terjadi selama sebulan terakhir, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Warga resah karena buaya sering muncul, apalagi lokasinya dekat dengan permukiman yang banyak anak-anak,” tutur Setu.

Kapolsek Candi, Kompol Eka Anggriana, juga mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika melihat buaya yang berpotensi membahayakan.

“Jika melihat buaya, jangan lari atau berteriak karena itu bisa memicu serangan. Segera laporkan ke pihak berwenang agar petugas dapat menangani situasi dengan aman,” tegasnya.

Kemunculan buaya ini menjadi perhatian serius, terutama mengingat lokasinya yang dekat dengan permukiman. Warga diimbau untuk mematuhi arahan pihak berwenang demi menjaga keselamatan bersama.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB