Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Kolam Renang Bektiharjo, Wisata Bersejarah yang Kehilangan Pesonanya

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di area wisata kolam renang Bektiharjo terlihat sepi pengunjung, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Suasana di area wisata kolam renang Bektiharjo terlihat sepi pengunjung, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Bagi warga Tuban, Kolam Renang Bektiharjo bukan sekadar tempat rekreasi. Lokasi ini memiliki sejarah panjang, konon sudah ada sejak abad ke-13 dan menjadi tempat pemandian para bangsawan setempat. Namun, kejayaan masa lampau itu kini tinggal cerita.
Ketenangan airnya kini menyisakan sepi, bukan lagi riuh tawa wisatawan. Hanya sesekali terdengar percikan air dari pengunjung yang tersisa.
“Ramenya biasanya pas weekend, tapi itupun gak serame dulu,” kata Jatmiko, salah satu pengunjung yang mengaku sering berenang di sana.

Kondisi Tak Terawat dan Bahaya Mengintai

Kondisi fisik kolam pun tak lagi menggambarkan ikon wisata kebanggaan daerah. Dinding yang kusam, bangunan yang retak, dan yang paling mencolok—lubang besar menganga di sisi utara kolam utama. Lubang itu tampak dalam dan membahayakan pengunjung.
“Ini ada lubang besar dan dalam, kalau malam gak kelihatan,” ucap Jatmiko.
Burhan, pengunjung lain, menambahkan, “Padahal dulu sempat jadi primadona kolam renang di Tuban, ini kalau dibiarkan tak terawat kan sayang.”

Pemerintah Akui Ada Kerusakan Saluran

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban, Mohammad Emawan Putra, membenarkan adanya kerusakan di area kolam. Menurutnya, lubang terbentuk akibat dinding saluran pembuangan air kolam kecil yang terkikis, hingga akhirnya runtuh.
“Kami akan lakukan pengecekan terlebih dahulu. Sementara kami pasang pembatas supaya tidak ada yang melintas,” jelasnya.

Tersandung Status Lahan

Masalah lain yang ikut membelit perawatan Kolam Bektiharjo adalah status kepemilikan lahan. Meski sudah lama dikelola pemerintah, sebagian area wisata tersebut disebut masih berada di bawah administrasi desa setempat.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memastikan kepemilikan aset.
“Dulu kita sudah konsen untuk membangun sarana olahraga air, dan yang paling utama di Bektiharjo. Namun kami saat ini masih melakukan komunikasi dengan pihak desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga bagian dari persiapan Tuban menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) mendatang.
“Kita utamakan di Bektiharjo, namun jika memang tidak bisa, mungkin juga bisa di Pantai Boom nanti yang menjadi sentra olahraga air,” katanya.

Dampak Ekonomi Bagi Warga

Menurunnya jumlah pengunjung ke Kolam Renang Bektiharjo tak hanya berdampak pada sisi wisata, tetapi juga menggerus ekonomi warga sekitar. Dulu, di sepanjang jalan menuju lokasi wisata, berjejer pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan jajanan tradisional, minuman, hingga cendera mata khas Tuban.
Namun kini, suasananya berbeda. Banyak lapak yang tutup permanen, sebagian lainnya hanya buka saat akhir pekan.
“Dulu ramai sekali, terutama saat libur sekolah. Sekarang paling cuma beberapa orang yang lewat,” ungkap Siti, salah satu pedagang es degan di sekitar area wisata.
Lesunya aktivitas ekonomi di Bektiharjo turut mengurangi pemasukan daerah dari retribusi wisata maupun parkir. Sektor yang dulu menjadi sumber penghasilan bagi warga kini nyaris berhenti berdenyut.
“Kalau pengunjung sepi, otomatis pendapatan juga berkurang. Sekarang ya seadanya saja,” tambah Siti dengan nada pasrah. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu