Kota Pasuruan – Sebanyak 5 orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo. Peristiwa kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di Km 814, Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (21/10/2024) dini hari.
Kapolresta Pasuruan, AKBP Davis Busim Siswara mengungkapkan kronologi kecelakaan maut tersebut. Awalnya, Mobil travel Elf itu melaju dari arah Situbondo menuju Pulau Madura.
“Minibus itu diduga melaju dalam kecepatan tinggi. Kendaraan bernomor polisi M 7419 UA itu menabrak pembatas jalan atau guardrail saat melintasi lokasi kejadian di Kilometer 814, di Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan,” ungkap Kapolresta Pasuruan, AKBP Davis Busim Siswara.
Sementara itu, Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Jatim AKBP Imet Chaerudin Tamsil menyebutkan, akibat peristiwa kecelakaan maut tersebut, mobil jenis Elf terhenti melintang di jalan. Akibat benturan itu, Elf tersebut ringsek pada bodi depannya.
“Di TKP, Mobil minibus itu terhenti melintang dan mengalami kerusakan ringsek bodi depan kendaraan, kaca depan dan samping kanan-kiri pecah dan belakang ringsek,” ucap Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim.
Akibatbnya, Sopir dan penumpang tewas dalam kejadian itu. Total, lima orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka-luka.
Saat ini pihak kepolisian masih memastikan semua penumpang yang selamat dibawa ke RSUD Grati Pasuruan. Sedangkan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, pihaknya masih menunggu keterangan dari penumpang yang sedang menjalani perawatan medis.
Berikut identitas 5 korban tewas yang terdiri dari satu sopir dan empat penumpang
- M. Adi Ifannor (sopir), warga Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jatim
- Ely, warga Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jatim
- Muslih (60), warga Sanggrahan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
- Darwiyono (26), warga Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jatim.
- Sutrih (50), warga Kabupaten Situbondo.
Editor : Maya Kusuma