Merebaknya Kasus PMK, Pasar Hewan Kerek Tuban Terpantau Sepi

- Reporter

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat situasi di Pasar Hewan Kecamatan Kerek, Tuban, (Foto: Ist).

Terlihat situasi di Pasar Hewan Kecamatan Kerek, Tuban, (Foto: Ist).

TUBAN, JATIM – Kasus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan ternak yang telah mewabah di tahun 2022 silam, dikabarkan kembali mewabah awal tahun ini. Karena banyaknya kasus tersebut Pasar Hewan Kerek yang dibuka rutin tiap hari senin, hari ini (13/01) terpantau sepi.

Kasnan salah seorang pedagang sapi asal Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban yang menjual hewannya di Pasar Hewan Kerek Desa Margomulyo mengeluhkan kondisi pasar yang sepi. Dia menyampaikan dari pagi hewannya belum laku terjual di tengah PMK yang kembali mewabah.

“Sepi, saya tadi bawa dua ekor sapi, tapi sampek sekarang belum laku,” ungkap Kasnan.

Sulistiyo warga Kecamatan Soko Kabupaten Tuban yang juga menjajakan hewannya mengaku kali ini kesulitan menjual hewan yang dia bawa. Dia mengaku tidak hanya sapi yang menurun penjualannya, namun juga kambing.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Eko Julianto menyampaikan sejak awal Januari 2025 sudah puluhan kasus dilaporkan. Setidaknya telah terdapat 51 kasus dilaporkan hingga tanggal 10 Januari 2025.

“Yang paling banyak dari Kecamatan Kerek, dari hewan berkuku genap atau belah. Sementara hewan yang biasa diserang wabah tersebut adalah sapi, kerbau, babi, kambing, dan domba,” jelasnya.

Dia menambahkan telah melakukan langkah preventif untuk mengendalikan wabah tersebut dengan melakukan pengobatan pada hewan yang terjangkit, pengawasan pada pasar hewan, dan desinfeksi pada pasar hewan. Dia menambahkan juga melakukan komunitas, informasi, dan edukasi (KIE) terhadap masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat. (AS/Din).

Editor : Ahmad Muhyiddin

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru