Tuban — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban menggelar peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kecamatan Kerek, Minggu (23/11/2025). Momentum tahunan ini dirangkaikan dengan peresmian Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Kerek, yang dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemdikdasmen RI, Biyanto.
Acara dihadiri sejumlah tokoh lintas organisasi dan unsur pemerintah, mulai dari Forkopimka Kerek, perwakilan NU, LDII, Ansor, hingga Ketua DPRD Tuban dan Kepala Kemenag Tuban. Kehadiran unsur lintas lembaga ini menjadi penanda semakin kuatnya kolaborasi dan harmonisasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di wilayah Kerek.
Muhammadiyah Terus Berkembang di Tingkat Global
Dalam sambutannya, Biyanto menegaskan bahwa Muhammadiyah telah memasuki usia panjang dengan gerakan yang terus hidup dan memberi dampak luas.
“Dalam usia 113 tahun, Muhammadiyah selalu bergerak seperti matahari yang mengitari bumi,” ujarnya.
Ia memaparkan perkembangan global Muhammadiyah yang kini memiliki 33 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di 33 negara, termasuk Australia, Malaysia, Mesir, hingga Amerika Serikat.
Di Australia, Muhammadiyah mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat; di Kairo, berdiri TK ABA; dan di New York, PCIM dipimpin oleh Muhammad Imam Syamsir Ali, kader asal Sumatera Selatan yang kini menjadi imam besar sebuah masjid di kota tersebut.
Biyanto juga menyinggung besarnya aset persyarikatan Muhammadiyah di level global.
“Muhammadiyah itu nomor empat ormas terkaya di dunia. Posisi satu sampai tiga ditempati ormas Katolik. Namun di Muhammadiyah tidak ada aset pribadi, semua milik persyarikatan,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah organisasi dan kehidupan berbangsa. Meski survei dunia menilai Indonesia sebagai negara yang religius dan masuk kategori negara paling bahagia, kasus korupsi tetap menjadi PR besar.
“Kita harus menjaga diri agar terlindungi dari hal itu,” pesannya.
Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Bangsa
Biyanto menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan syarat utama untuk mendorong kesejahteraan dan kemajuan bangsa.
“Jika kita ingin maju dan memperbaiki kesejahteraan, maka pendidikan harus diperkuat. Literated society adalah ciri Muhammadiyah, dan itu hanya bisa dicapai dengan pendidikan yang baik,” jelasnya.
Peresmian SD Muhammadiyah 4 Kerek diharapkan menjadi langkah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat daerah tersebut.
Antusiasme Warga Muhammadiyah Tuban
Ketua PDM Tuban, Masrukin, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme warga Muhammadiyah yang memadati lokasi kegiatan.
“Ini Milad ke-113 Muhammadiyah sekaligus peresmian SD Muhammadiyah 4 Kerek. Kami bangga melihat antusias warga Muhammadiyah Tuban yang begitu luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran sekolah baru dan momentum milad semakin memperkuat peran Muhammadiyah dalam memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Harapan kami, ke depan Muhammadiyah semakin sesuai dengan tujuan milad tahun ini, yakni memberi manfaat untuk seluruh umat,” tegasnya.
Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Kerek ditutup dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Agenda tersebut menjadi penegas komitmen Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memajukan kesejahteraan umum. (Az)
Editor : Kief