Situbondo – Setelah dilaporkan hilang akibat tenggelam, seorang nelayan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di perairan Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo, pada Jumat (14/03/2025).
Korban diketahui bernama Junaedi (35), warga Pulau Raas, Madura. Jenazahnya ditemukan oleh seorang nelayan bernama Imam, yang saat itu sedang mencari ikan. Imam melihat jasad Junaedi mengambang sekitar 3 mil dari perairan Jangkar, lalu segera melaporkan temuannya kepada pihak berwenang.
Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengonfirmasi penemuan tersebut dan menjelaskan bahwa tim SAR segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari nelayan.
“Kami mendapatkan laporan dari nelayan yang melihat jenazah mengambang di perairan Jangkar. Tim SAR yang sedang melakukan pencarian langsung kami arahkan ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.
Dari hasil pemeriksaan awal, pihak keluarga meyakini bahwa jasad tersebut adalah Junaedi, berdasarkan ciri fisik serta cincin yang dikenakan korban. Untuk memastikan identitasnya, Tim Inafis Polres Situbondo turut melakukan identifikasi menggunakan alat Mambis. Hasil pencocokan sidik jari menunjukkan kesesuaian dengan data e-KTP korban, sehingga identitasnya dipastikan.
“Tim Inafis telah melakukan identifikasi melalui sidik jari menggunakan alat Mambis, dan hasilnya identik dengan data sidik jari korban yang terdaftar di e-KTP. Dengan demikian, korban dipastikan adalah Junaedi,” tambah AKP Gede Sukarmadiyasa.
Saat ini, jenazah masih dititipkan di ruang jenazah RS Asembagus sembari menunggu keluarga yang akan menjemput.
“Untuk sementara, jenazah masih dititipkan di ruang jenazah RS Asembagus. Kami masih menunggu perahu yang akan membawa korban kembali ke rumah duka di Pulau Raas, Madura,” pungkasnya.(Fia)
Editor : Mukhyidin Khifdhi