Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Penemuan Mayat di Tepi Sungai Bengawan Solo Gegerkan Warga Desa Bedanten

- Reporter

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di tepi Sungai Bengawan Solo pada Senin (2/12) pagi.(Ist)

Warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di tepi Sungai Bengawan Solo pada Senin (2/12) pagi.(Ist)

GRESIK ,JATIM – Warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di tepi Sungai Bengawan Solo pada Senin (2/12) pagi. Korban diketahui bernama Junaidi (54), seorang nelayan setempat yang sehari-hari mencari nafkah di sungai tersebut.

Kapolsek Bungah, AKP Moch Suja’i, mengungkapkan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi telentang tidak jauh dari perahu miliknya. Penemuan bermula ketika istri korban khawatir karena Junaidi tidak kunjung pulang dari melaut.

“Istri korban mulai mencari setelah Junaidi tak kembali seperti biasanya. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di tepi sungai,” ujar Kapolsek Bungah, Selasa (3/12).

Evakuasi oleh Warga dan Petugas

Setelah ditemukan, warga yang berada di lokasi segera melaporkan kejadian ini ke aparat setempat. Proses evakuasi pun dilakukan bersama petugas kepolisian.

“Kami langsung mengevakuasi jenazah dengan bantuan warga,” tambah AKP Suja’i.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian Junaidi. Dugaan awal, korban mengalami kecelakaan saat bekerja di perahunya.

Suasana Duka di Desa Bedanten

Kepergian Junaidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sebagai nelayan yang dikenal ramah dan pekerja keras, Junaidi sering membantu warga lain dalam aktivitas di sungai.

“Kami sangat kehilangan. Beliau orang baik yang selalu membantu jika ada yang butuh pertolongan,” ujar salah satu tetangga korban.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi juga mengimbau warga yang bekerja di sungai agar lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat bekerja di lingkungan berisiko tinggi.

Editor : Agus susanto

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu