GRESIK ,JATIM – Warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di tepi Sungai Bengawan Solo pada Senin (2/12) pagi. Korban diketahui bernama Junaidi (54), seorang nelayan setempat yang sehari-hari mencari nafkah di sungai tersebut.
Kapolsek Bungah, AKP Moch Suja’i, mengungkapkan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi telentang tidak jauh dari perahu miliknya. Penemuan bermula ketika istri korban khawatir karena Junaidi tidak kunjung pulang dari melaut.
“Istri korban mulai mencari setelah Junaidi tak kembali seperti biasanya. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di tepi sungai,” ujar Kapolsek Bungah, Selasa (3/12).
Evakuasi oleh Warga dan Petugas
Setelah ditemukan, warga yang berada di lokasi segera melaporkan kejadian ini ke aparat setempat. Proses evakuasi pun dilakukan bersama petugas kepolisian.
“Kami langsung mengevakuasi jenazah dengan bantuan warga,” tambah AKP Suja’i.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian Junaidi. Dugaan awal, korban mengalami kecelakaan saat bekerja di perahunya.
Suasana Duka di Desa Bedanten
Kepergian Junaidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sebagai nelayan yang dikenal ramah dan pekerja keras, Junaidi sering membantu warga lain dalam aktivitas di sungai.
“Kami sangat kehilangan. Beliau orang baik yang selalu membantu jika ada yang butuh pertolongan,” ujar salah satu tetangga korban.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi juga mengimbau warga yang bekerja di sungai agar lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat bekerja di lingkungan berisiko tinggi.
Editor : Agus susanto