Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Ponsel Android dalam Roti

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponsel di sembunyika didalam roti oleh pelaku,(Ist).

Ponsel di sembunyika didalam roti oleh pelaku,(Ist).

BANYUWANGI, JATIM – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ponsel Android yang dilakukan oleh pengunjung. Ponsel tersebut diselundupkan di dalam roti yang rencananya akan dikirimkan kepada salah satu narapidana.

Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono, mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi pada Sabtu (18/1). Pengunjung berinisial B melakukan penyelundupan ponsel di dalam roti yang ditujukan kepada napi berinisial AL.

“Awalnya tidak ada hal mencurigakan, tetapi setelah petugas memeriksa dan membelah roti, ditemukan ponsel di dalamnya,” ujar Agus pada Senin (20/1/2025).

Penyelundupan Ponsel Digagalkan Berkat SOP Ketat

Petugas Pos Wasrik (Pengawasan dan Pemeriksaan) menemukan barang mencurigakan saat memeriksa titipan barang dan makanan. Menurut Agus, prosedur pemeriksaan ketat diterapkan untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.

“Ini adalah bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas,” tegas Agus.

Baca juga: Tiga Tersangka Kasus Penyelundupan Narkoba ke Lapas Tulungagung Ditangkap Satresnarkoba

Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

Setelah dilakukan pemeriksaan, B dan napi AL mengakui perbuatannya. Sebagai sanksi, napi AL ditempatkan di sel khusus (straft cell) dan hak-haknya dicabut untuk sementara waktu. Sementara itu, B dilarang mengunjungi lapas, termasuk untuk menitipkan barang atau makanan.

“Kami akan terus menghimbau petugas untuk waspada dan menindak tegas pelanggar aturan demi menjaga keamanan di lapas,” tutup Agus.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru