Petani di Tuban Diamankan Setelah Serang Petugas Perhutani

- Reporter

Jumat, 7 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN – Seorang petani asal Desa Tluwe diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan penyerangan terhadap seorang petugas Perhutani pada Kamis petang (6/2/2025). Insiden ini dipicu oleh ketidakpuasan petani setelah mendapat teguran terkait aktivitasnya di lahan Perhutani.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan bahwa pihaknya telah menangani kasus ini. “Pelaku sudah diamankan oleh Unit Jatanras dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Dimas pada Jumat siang (7/2/2025).

Kronologi Kejadian

Menurut laporan kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku, HI (48), warga Desa Tluwe, Kecamatan Soko, merasa kecewa setelah ditegur oleh petugas Perhutani, S (50), yang berasal dari Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Saat itu, korban tengah beristirahat di sebuah warung.

Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian menyerang korban dengan benda tajam, menyebabkan luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban mengalami luka terbuka di bagian kening, punggung, dan lengan,” jelas AKP Dimas.

Seorang saksi, Hartono, segera membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Soko. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Jati Kusumo, Bojonegoro.

Baca juga: Kerap Tebang Pohon Pisang Miliknya, Kakek di Tuban Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Pelaku Diperiksa untuk Proses Hukum

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku tersulut emosi karena larangan menggarap lahan Perhutani. Pihak kepolisian telah menetapkan pasal yang akan dikenakan kepada pelaku sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, kepolisian masih menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version