Polres Bojonegoro Amankan 28 Muda-mudi Tanpa Ikatan Nikah, 4 Orang Diduga Jajakan Diri Melalui Michat

- Reporter

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah muda-mudi yang terjaring razia diperiksa oleh Unit IV Satreskrim Polres Bojonegoro, (Ist).

Sejumlah muda-mudi yang terjaring razia diperiksa oleh Unit IV Satreskrim Polres Bojonegoro, (Ist).

Bojonegoro – Petugas Satreskrim Polres Bojonegoro mengamankan 28 orang yang diduga melakukan perbuatan asusila disebuah hotel dan homestay di Bumi Angling Dharma tersebut. Kamis (17/10/2024) malam.

Selain disinyalir para pelaku tidak ada ikatan pernikahan, dalam proses penyidikan, terdapat 4 orang yang diduga sengaja meraup keuntungan dengan menjajakan diri melalui aplikasi MiChat.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Sudarmono dalam keterangan rilisnya menjelaskan, pada razia tersebut, didapatkan 28 orang yang terjaring razia. Diantaranya 21 muda-mudi tidak dapat menunjukkan surat nikah.

“Mereka semua kami amankan guna penyelidikan lebih lanjut. Satu orang petugas resepsionis juga kami bawa untuk dimintai keterangan,” ujar AKP Adjie Sudarmono, Jumat (18/10/2024).

Tidak hanya itu, dalam penyeledikan, terdapat empat orang diduga menjadi korban perdagangan manusia atau Human Trafficking. Lantaran diketahui mereka sengaja menjajakan diri melalui aplikasi pesan singkat.

“Totalnya ada 28 orang yang kami bawa untuk dilakukan pemeriksaan di Unit IV Satreskrim Polres Bojonegoro dan kami melakukan pemeriksaan secara maraton,” terangnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengembangkan perkara tersebut, dan mendalami adanya dugaan terkait perdagangan manusia (human trafficking).

Hingga kemarin, seluruh orang yang diamankan masih dimintai keterangan. Saat ini para pelaku masih dimintai keterangan, dan kita dalami.

“Sementara, seluruh pihak yang terlibat dimintai keterangan, termasuk penyedia tempat. Kita akan panggil pemilik homestay,” pungkasnya.

Editor : Maya Kusuma

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB