Pria di Tuban Tewas Dikeroyok Teman Sendiri Saat Pesta Miras

- Reporter

Selasa, 4 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tersangka pengeroyokan di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diamankan Satreskrim Polres Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Suasana santai di sebuah warung di Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mendadak berubah mencekam. H (42), warga setempat, tewas usai dikeroyok oleh tiga temannya sendiri saat pesta minuman keras jenis esmoni (oplosan), Senin sore (03/11/2025).
Ketiga pelaku yang masing-masing berinisial A (30) dan D (42), warga Desa Karangagung, serta F (17) warga Desa Karanganyar, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, kini telah diamankan aparat kepolisian.
Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, menjelaskan peristiwa tragis itu bermula ketika para pelaku bersama korban menenggak minuman keras di warung milik F. “Mereka terlibat cekcok dan saling baku pukul,” ujarnya, Selasa (04/11/2025).

Korban Tak Sadarkan Diri, Dua Pelaku Ditangkap Warga

Pertikaian yang awalnya hanya adu mulut berubah menjadi perkelahian sengit. H dipukul secara bergantian hingga akhirnya terkapar tak sadarkan diri. Tidak menyadari bahwa korban telah meninggal dunia, A sempat mengantar korban ke rumah.
Namun, sesampainya di rumah, keluarga mendapati H sudah tak bernyawa. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera mengamankan A dan F. Sementara D sempat melarikan diri, namun keesokan harinya menyerahkan diri ke Polsek Palang.

Polisi Jerat Pasal 170 KUHP

“Ketiganya kini sudah kami amankan di Mapolres Tuban. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tegas IPTU Siswanto.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, A, salah satu pelaku, kepada wartawan LiputanSatu.id mengaku tidak memiliki dendam pribadi terhadap korban. Ia menyebut, perkelahian terjadi karena emosi sesaat akibat pengaruh alkohol.
“Dia menarik baju saya sampai sobek, terus kami sama-sama emosi dan saling pukul,” ungkap A. “Saya tidak punya dendam apapun.”

Fenomena Miras Oplosan dan Kekerasan di Daerah

Kasus sepertu ini tentu bukan yang pertama, selain membahayakan kesehatan, konsumsi miras baik legal maupun ilegal kerap berujung pada berbagai insiden, termasuk tindak kekerasan bahkan sampai hilangnya nyawa.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras, terlebih yang tidak jelas asal-usulnya, mengingat efek buruk yang bisa ditimbulkan dari kegiatan tersebut. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version