Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Panji Situbondo Alami Diare Massal, Diduga akibat Menu MBG

- Reporter

Kamis, 4 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

SMA Negeri 1 Panji Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Ratusan siswa SMA Negeri 1 Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengalami diare massal. Kejadian ini terungkap setelah banyak siswa, baik putra maupun putri, bolak-balik ke toilet pada Kamis (04/09/2025).
Salah seorang siswi, Selly Islaiyah Wulandari, mengaku mulai merasakan sakit perut dan diare sejak Rabu malam, usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan pihak penyelenggara. Keluhan serupa dialami sejumlah siswa lain.
“Perut terasa sakit sekali, terus bolak-balik ke toilet. Melilit rasanya. Awalnya saya kira hanya saya, ternyata setelah masuk sekolah banyak sekali teman-teman yang juga merasakan hal sama,” ujarnya.

232 Siswa Terdampak

Kepala SMA Negeri 1 Panji, Syaiful Bahri, membenarkan adanya kejadian diare massal tersebut. Pihak sekolah baru mengetahuinya setelah melakukan pendataan di setiap kelas. Hasilnya, tercatat 232 siswa mengalami gejala mulai dari sakit perut hingga diare.
“Awalnya kami lihat banyak siswa keluar masuk toilet, dan ada sebagian yang bilang sudah mengalami diare sejak Rabu. Setelah didata, ternyata jumlahnya mencapai ratusan,” kata Syaiful.

Dugaan Sumber dari Menu MBG

Syaiful menjelaskan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan melaporkan kejadian tersebut ke Dapur SPPG Panji. Beberapa sampel makanan maupun siswa sudah diambil untuk diuji laboratorium.
“Kami masih belum tahu pasti apakah ini disebabkan oleh MBG atau bukan. Namun karena jumlah kasus cukup banyak, kami mencurigai sumbernya dari menu MBG. Saat ini pihak ahli gizi dan SPPG sudah mengambil sampel untuk diteliti,” terangnya.

Harapan Pihak Sekolah

Dirinya berharap penyedia makanan dari Dapur SPPG Panji lebih berhati-hati dalam mengolah dan menyalurkan menu bergizi gratis untuk siswa.
“Kami tentu prihatin dengan kejadian ini. Ke depan, penyedia MBG harus lebih memperhatikan kualitas dan kebersihan makanan agar tidak terulang kembali,” tegasnya. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version