PKDI Tuban Resmi Dilantik: “Satu Komando Bersama Sampai Akhir”
Tuban – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Tuban resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kayu Manis, Rabu (04/06/2025), dengan mengusung tema besar “Satu Komando Bersama Sampai Akhir.”
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat soliditas kepala desa se-Kabupaten Tuban. Sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat desa secara independen dan berkelanjutan.
Pelantikan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDI Sujiono, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKDI Jawa Timur Saiful Mahdi, para kepala desa, serta sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil.
Ketua DPC PKDI Tuban, Suhadi, menegaskan bahwa PKDI adalah organisasi yang berdiri di atas prinsip independensi tanpa keterkaitan dengan partai politik mana pun.
“Organisasi ini murni dibentuk untuk memperjuangkan kepentingan desa dan rakyat,” tegas Suhadi.
Sementara itu, Ketua DPW PKDI Jawa Timur, Saiful Mahdi, mendorong agar kepengurusan baru segera menjalin komunikasi strategis dengan Pemkab Tuban dan Forkopimda.
“Segera lakukan audiensi dengan Bupati dan Forkopimda. PKDI harus menjadi jembatan percepatan pembangunan di desa-desa Tuban,” ujarnya.
PKDI Bukan Organisasi Pesanan, Lahir dari Kepala Desa untuk Desa
Ketua DPP PKDI, Sujiono, dengan tegas menyampaikan bahwa PKDI bukan organisasi bentukan partai atau pihak eksternal.
“PKDI lahir dari kepala desa untuk kepala desa, demi memperjuangkan aspirasi warga desa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya prinsip kolektif-kolegial dalam setiap pengambilan keputusan organisasi. Seluruh pengurus wajib melibatkan diri dalam proses musyawarah.
“Semua keputusan harus diambil melalui musyawarah bersama, sesuai dengan AD/ART. Tidak boleh ada keputusan sepihak,” tandasnya.
Dengan dilantiknya pengurus baru, PKDI Tuban diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa yang lebih maju, inklusif, dan berpihak pada rakyat. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum awal untuk merancang langkah konkret dalam memperkuat peran desa sebagai garda terdepan pembangunan nasional.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi