Di Tengah Peresmian Alun-Alun, Ronggomania Gelar Aksi Bagi Takjil dan Serukan Perubahan untuk Persatu Tuban

- Reporter

Minggu, 23 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Komunitas suporter Ronggomania gelar aksi di bundaran Gor Tuban, tuntut perubahan Persatu Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Saat euforia peresmian alun-alun baru tengah berlangsung, di lokasi lain komunitas suporter Persatu Tuban, Ronggomania, memilih untuk turun ke jalan dengan menggelar aksi sosial di sekitar Bundaran Patung GOR Tuban, Minggu (23/03/2025). Aksi ini dilakukan dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas sambil menyuarakan keprihatinan mereka terhadap nasib Persatu Tuban, klub sepak bola kebanggaan warga Tuban yang kini tengah terpuruk.

Meskipun peresmian alun-alun menjadi sorotan utama pemerintah daerah dan masyarakat, Ronggomania ingin menunjukkan bahwa ada hal lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu keberlangsungan Persatu Tuban. Mereka berharap para pemilik saham klub segera mengambil langkah konkret untuk membangkitkan tim yang pada tahun lalu gagal berpartisipasi dalam kompetisi Liga Indonesia.

Bukan Sekadar Berbagi Takjil, Tetapi Menyuarakan Kepedulian

Aksi berbagi takjil ini bukan kali pertama dilakukan oleh Ronggomania. Menurut Presiden DPP Ronggomania, Apurwanto, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat persaudaraan antaranggota dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban. Namun, pada tahun ini, aksi ini memiliki makna yang lebih besar karena sekaligus menjadi bentuk protes terhadap ketidakpastian masa depan Persatu Tuban.

“kami ingin menyampaikan pesan bahwa Persatu Tuban butuh perhatian. Tim kebanggaan kami ini seolah dilupakan oleh para pemilik saham. Kami berharap ada perubahan nyata agar Persatu bisa kembali berlaga,” ungkap Apurwanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa suporter tidak akan tinggal diam melihat klub yang mereka cintai terpuruk tanpa kejelasan. Mereka ingin ada transparansi dari manajemen klub serta komitmen kuat dari pemilik saham untuk menyelamatkan Persatu.

Seruan untuk Para Pemilik Saham

Selain berbagi takjil, aksi ini juga diisi dengan orasi dari perwakilan suporter. Koordinator Lapangan (KORLAP) Ronggomania, Akbar Bustami, dengan lantang menyampaikan pesan kepada para pemilik saham bahwa Persatu bukan sekadar klub sepak bola, tetapi juga kebanggaan dan identitas Kabupaten Tuban.

“Kalau mau masuk surga, Persatu harus tetap ada! Karena ini adalah hiburan, kebanggaan, dan identitas dari Kabupaten Tuban yang harus dijaga,” serunya, disambut tepuk tangan dan dukungan dari para suporter lainnya.

Akbar menegaskan bahwa kegagalan Persatu Tuban untuk berkompetisi tahun lalu bukan hanya mengecewakan suporter, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengelolaan klub. Ia berharap ada evaluasi serius dan langkah konkret untuk membawa Persatu kembali ke jalurnya.

Dukungan dari Masyarakat

Aksi ini berjalan dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang ikut menikmati takjil yang dibagikan, sekaligus memberikan dukungan moral kepada para suporter yang berjuang demi Persatu Tuban. Beberapa warga bahkan mengungkapkan keprihatinan mereka atas kondisi klub yang semakin tidak menentu.

Seorang warga Tuban, Hadi Santoso (45), mengaku bangga melihat kepedulian Ronggomania terhadap Persatu.

“Saya sudah mengikuti Persatu sejak dulu, dan saya paham betapa pentingnya klub ini bagi masyarakat Tuban. Sayang sekali kalau dibiarkan seperti ini,” ujarnya.

Baca juga: Laga Persela vs Persijap di Stadion Bumi Wali Berakhir Ricuh, Suporter Mengamuk

Baca juga: Ricuh Usai Laga Persela vs Persijap, Stadion Bumi Wali Rusak Parah

Harapan Ronggomania: Persatu Kembali Berjaya

Di tengah sorotan terhadap peresmian alun-alun yang menjadi kebanggaan baru bagi warga Tuban, Ronggomania ingin mengingatkan bahwa Persatu Tuban juga bagian dari identitas kota yang tidak boleh dilupakan. Mereka berharap, aksi ini bisa membuka mata para pemilik saham bahwa keberlangsungan klub tidak hanya bergantung pada manajemen internal, tetapi juga pada dukungan suporter yang selalu setia mendampingi tim.

Dengan adanya aksi ini, para suporter berharap Persatu Tuban dapat segera kembali ke jalur yang benar dan mampu bersaing di kompetisi nasional. Bagi mereka, Persatu bukan hanya sekadar tim sepak bola, tetapi juga simbol kebanggaan dan persatuan masyarakat Tuban.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Daerah

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Exit mobile version