Situbondo – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Situbondo melalui Unit Regident BPKB menggelar kegiatan sosialisasi standar pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Kantor Bersama (KB) Samsat Situbondo.
Prosedur dan Standar Layanan
Kegiatan yang dikemas dalam program “Polisi Menyapa” ini disambut antusias masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur, persyaratan, dan waktu penerbitan BPKB sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima yang ramah, cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar (pungli).
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang tata cara pengurusan BPKB, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman atau potensi penyimpangan dalam pelayanan,” ujar AKP Nanang, Sabtu (25/10/2025).
Pentingnya Keaslian Dokumen Kendaraan
Selain menjelaskan mekanisme pengurusan, petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu membawa dokumen kendaraan yang lengkap serta menjaga keaslian BPKB sebagai bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan dokumen atau praktik percaloan yang dapat merugikan masyarakat.
Layanan Publik yang Bersih dan Profesional
Melalui kegiatan ini, Polres Situbondo berharap masyarakat semakin memahami hak dan kewajiban dalam pengurusan dokumen kendaraan, serta mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan kepolisian.
“Kami ingin membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang tulus dan profesional. Bersama masyarakat, kami berkomitmen melayani dengan hati,” tambah AKP Nanang.
Program “Polisi Menyapa” diharapkan dapat terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Melalui pendekatan dialogis ini, Polri berupaya menghadirkan wajah kepolisian yang humanis, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Editor : Kief