Tuban – Aksi pencurian yang meresahkan warga kembali terjadi di Kabupaten Tuban. Setelah sebelumnya melanda Desa Galbang dan Dawung, Kecamatan Palang, kini giliran warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding yang nyaris menjadi korban. Pelaku diduga mencoba mencongkel pintu jendela rumah warga, namun upayanya berhasil digagalkan.
Salah seorang warga Desa Tunah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa di daerahnya beredar kabar pelaku pencurian tak hanya beraksi membawa senjata tajam, tetapi juga menyasar rumah-rumah warga yang lengah. Salah satu upaya pencurian sempat terjadi ketika pelaku mencoba mencongkel jendela kamar seorang warga, namun aksi tersebut ketahuan oleh warga yang sedang berjaga.
“Kami setiap malam rutin melakukan ronda. Jika ada orang tak dikenal, kami segera meminta kartu identitasnya. Jika sudah lewat pukul 9 malam, kami imbau untuk segera pulang,” ujarnya.
Kepala Desa Tunah, Untung Subagyono, membenarkan adanya percobaan pencurian di wilayahnya, tepatnya di RW 7. Namun, aksi tersebut gagal karena warga sigap memergoki pelaku yang kemudian melarikan diri.
“Kemarin ada yang mencoba mencongkel jendela rumah warga, tapi untungnya tidak berhasil,” ujar Untung.
Sebagai langkah antisipasi, pihak desa kini menggalakkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dengan menjadwalkan ronda malam di tiap kampung. Selain itu, penyekatan di beberapa titik jalan juga dilakukan guna membatasi pergerakan orang asing yang masuk ke desa.
Di sisi lain, Kapolsek Semanding, AKP M. Lukman, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait pencurian di Desa Tunah. Namun, pihak kepolisian tetap meningkatkan patroli dan mengarahkan Bhabinkamtibmas untuk memperkuat pengamanan di wilayah tersebut.
“Kami terus melakukan patroli, terutama di daerah yang dikabarkan rawan. Meski belum ada laporan pencurian, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Ronda malam tetap harus dilakukan, tetapi jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang bisa menimbulkan keresahan,” tegasnya.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi