Ulat Sayur Ditemukan di Ompreng MBG SDN Compreng Widang Tuban

- Reporter

Rabu, 24 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Temuan ulat sayur pada paket mbg di SDN Compreng Tuban, (Assayid anazilli/liputansatu.id).

Tuban – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban kembali menuai sorotan publik. Setelah sebelumnya ditemukan belatung hidup di Kecamatan Tambakboyo, kini giliran ulat sayur ditemukan dalam ompreng makanan siswa di SDN 1 Compreng, Kecamatan Widang.

Video berdurasi 21 detik yang diunggah orang tua siswa ke media sosial memperlihatkan seekor ulat sayur tak bergerak berada di antara lauk sayuran dalam paket MBG.

Asal Pasokan Makanan

Berdasarkan informasi, makanan untuk siswa SDN 1 Compreng dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Mrutuk, penyedia tunggal MBG di Kecamatan Widang.
Setiap hari, SPPG ini mendistribusikan 2.963 porsi makanan ke lima sekolah di wilayah tersebut.

Respons Camat Widang

Camat Widang, Suwarsono, membenarkan adanya temuan ulat sayur tersebut. Menurutnya, ulat itu sudah mati karena ikut terendam saat perebusan.
“Kami langsung meninjau dapur penyedia makanan dan meminta agar dilakukan evaluasi,” ujarnya, Rabu (24/09/2025).

Ia menegaskan pihak penyedia makanan sudah diberi peringatan untuk lebih cermat dalam pengolahan.
“Namanya pekerjaan manusia, kadang ada kelalaian. Tapi sejak awal sudah kita ingatkan untuk berhati-hati,” tambahnya.

Klarifikasi Danramil Widang

Sementara itu, Danramil Widang Kapten Inf Hasan Bisri memastikan ulat yang ditemukan bukan belatung, melainkan ulat sayur biasa.
“Kami langsung melakukan penarikan ompreng yang terdapat ulat sayur itu. Pihak SPPG juga sudah meminta maaf dan berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Hasan menambahkan bahwa seluruh proses pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan sudah mengikuti standar yang berlaku.
“Karena hanya ada satu ulat sayur, itupun sudah matang, diperkirakan tidak menimbulkan dampak kesehatan meski sempat dikonsumsi,” tandasnya.

Kasus Serupa Pernah Terjadi

Diketahui, insiden serupa pernah terjadi sebelumnya di Kecamatan Tambakboyo, di mana ulat bahkan ditemukan dalam kondisi hidup di tiga sekolah berbeda. Kasus berulang ini menambah sorotan publik terhadap kualitas pengawasan program MBG di Tuban. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan PR di Singgahan Tuban Yang Sempat Gegerkan Warga Akhirnya Diputus Pengadilan
Gembleng Fisik dan Mental Pemuda, SAKA Polsek Merakurak Gelar Longmarch JALABHASKARA
PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio
Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Pembunuhan PR di Singgahan Tuban Yang Sempat Gegerkan Warga Akhirnya Diputus Pengadilan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:23 WIB

Gembleng Fisik dan Mental Pemuda, SAKA Polsek Merakurak Gelar Longmarch JALABHASKARA

Senin, 12 Januari 2026 - 16:04 WIB

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version