Wanita 39 Tahun Asal Bojonegoro Meninggal di Kos Tuban, Diduga Serangan Jantung

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dibawa ke Puskesmas Rengel,sebelum akhirnya dinyatakan meningal (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

Korban dibawa ke Puskesmas Rengel,sebelum akhirnya dinyatakan meningal (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

TUBAN, JATIM – Seorang wanita asal Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Kamis (24/01/2025). Korban berinisial WA (39), warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, diduga meninggal akibat serangan jantung.

Menurut keterangan penjaga kos, kejadian bermula sekitar pukul 07.30 WIB saat korban datang bersama seorang pria berinisial PN, yang diduga adalah kekasihnya. Mereka menyewa satu kamar di kos Alfin. Tak lama kemudian, PN keluar dari kamar untuk meminta minyak kayu putih, mengaku bahwa WA sedang sakit. Saat PN kembali ke kamar, ia menemukan WA terbaring di tempat tidur dengan selimut menutupi wajah. Setelah selimut dibuka, korban terlihat sesak napas dan mengeluarkan busa dari mulut.

PN, bersama penjaga kos, segera melarikan korban ke Puskesmas Rengel yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Namun, sebelum mendapatkan perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pemilik Kos Tidak Mengetahui Detail Kejadian

Alfin, pemilik kos, mengaku tidak mengetahui detail awal kejadian tersebut. “Saya diberitahu karyawan bahwa korban sudah dibawa ke puskesmas. Dua jam kemudian, polisi memberi kabar bahwa korban meninggal akibat serangan jantung,” ungkapnya kepada tim Liputansatu.id.

Baca juga: Diduga Depresi, Warga Kerek Tuban Ditemukan Tergantung di Rumahnya

Penyelidikan Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kapolsek Rengel, AKP Nuril Huda, melalui Kanit Reskrim IPDA Suprapto, membenarkan peristiwa ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis Puskesmas Rengel dan Identifikasi Polres Tuban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. “Korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi,” jelas IPDA Suprapto, yang juga ikut mengevakuasi jasad korban.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban
Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!
Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu
Ironi Ketahanan Pangan, Warga Tuban Protes Kandang Ayam BUMDes Diduga Picu Serbuan Lalat
Harapan Itu Akhirnya Pupus, Puluhan Guru P3K Tuban Resmi Terima SK Pemutusan Kontrak
Viral Petani di Tuban “Terbang” Naik Drone, Teknologi Pertanian Curi Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:04 WIB

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28 WIB

Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:04 WIB

Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu

Berita Terbaru