Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satunya dengan membantu pembangunan infrastruktur air bersih di Dusun Bancang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Bantuan yang diberikan berupa pembangunan reservoir atau tandon air serta perluasan jaringan pipanisasi untuk menunjang distribusi air bersih yang dikelola Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Asih.
Dua Kali Dapat Bantuan CSR SIG
Ketua HIPPAM Tirto Asih, Dasiran, mengatakan pihaknya telah dua kali menerima bantuan dari program CSR SIG Pabrik Tuban. Bantuan pertama diberikan pada 2021 berupa pembangunan tandon air, sedangkan pada 2025 berupa perluasan jaringan perpipaan.
“Alhamdulillah kami sudah dua kali mendapatkan bantuan dari SIG Pabrik Tuban. Pertama pembangunan tandon air pada 2021 dan kedua perluasan jaringan pipanisasi pada 2025,” ungkap Dasiran.
Ia menjelaskan, saat ini HIPPAM Tirto Asih telah melayani kebutuhan air bersih bagi 83 kepala keluarga (KK). Selain itu, layanan air juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tahulu yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“SPPG ini baru sekitar satu bulan berjalan dan menjadi pelanggan besar bagi kami. Kebutuhan airnya rata-rata mencapai dua meter kubik per hari,” ujarnya.
Air Bersih Dorong Ketahanan Pangan Rumah Tangga
Tak hanya untuk kebutuhan rumah tangga seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci, keberadaan air bersih tersebut juga dimanfaatkan warga untuk mendukung pertanian skala rumah tangga.
“Sejak ada air bersih, banyak warga mulai menanam sayuran seperti cabai, tomat, sawi, bayam, dan lainnya di kebun maupun halaman rumah,” tambahnya.
Kondisi ini dinilai membawa dampak positif bagi ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri.
Warga Tahulu Kini Tak Lagi Kesulitan Air Saat Kemarau
Sementara itu, Kepala Desa Tahulu, Sumariyono, menuturkan sebelum adanya bantuan infrastruktur air bersih dari SIG, sebagian besar warga Dusun Bancang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, warga sebelumnya mengandalkan air hujan saat musim penghujan, sedangkan ketika kemarau harus membeli air dari truk tangki atau mengambil pasokan dari HIPPAM Desa Tegalrejo.
“Sekarang warga sudah tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap HIPPAM ini bisa terus berkembang, tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat tetapi juga mampu menjadi unit usaha desa yang berkontribusi terhadap pendapatan desa,” jelasnya.
Air Bersih Jadi Kebutuhan Dasar Masyarakat
Terpisah, Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, menyampaikan bahwa program bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari pilar SIG Peduli.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan dan produktivitas masyarakat. Kami berharap bantuan jaringan perpipaan dan tandon air ini dapat menunjang distribusi air secara berkelanjutan sehingga manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Az)












