Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

86 Rumah di Dua Dusun Kendit Diterjang Banjir Bandang di Situbondo

- Reporter

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan rumah terdapak banjir bandang di Desa Kendit, Situbondo,(Ist).

Puluhan rumah terdapak banjir bandang di Desa Kendit, Situbondo,(Ist).

SITUBONDO, JATIM – Sebanyak 86 rumah di dua desa di Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, terdampak banjir bandang bercampur lumpur dengan ketinggian mencapai 1 meter pada Rabu (25/12/2024). Peristiwa ini disebabkan meluapnya aliran sungai pembuangan Avour C9 Kendit.

Dampak banjir tidak hanya menggenangi rumah warga, tetapi juga merusak infrastruktur. Pagar tembok sepanjang 30 meter di Masjid Besar At-Taqwa roboh, sementara tempat parkir masjid turut ambruk.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, melaporkan bahwa rumah yang terdampak tersebar di Desa Kendit dan Desa Tambak Ukir, khususnya di Dusun Kendit Barat. Selain itu, fasilitas lain seperti tembok Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita di Kendit juga jebol, dan jembatan sepanjang 14 meter di Dusun Timur Tambak Ukir hanyut terbawa arus.

Dampak Banjir ini juga menyebabkan kerugian materiil yang signifikan. Puluhan sapi milik warga hanyut, termasuk 10 ekor sapi dan 2 unit sepeda motor dari Dusun Secangan, Desa Tambak Ukir. Selain itu, sebanyak 5 kubik kayu jati milik warga juga ikut terseret arus.

Baca juga: Banjir di Desa Kendit: Luapan Sungai Rendam Rumah Warga dan Tutup Akses Jalan

Dampak Banjir

Puriyono merinci dampak banjir, sebanyak 86 rumah di RT 03 RW 02 (41 KK), RT 03 RW 01 (29 KK), dan RT 02 RW 02 (16 KK) di Dusun Kendit Barat terendam air bercampur lumpur setinggi 50 cm hingga 1 meter. Selain rumah, banjir juga merendam jalan penghubung antara Desa Kendit dan Desa Tambak Ukir.

Penanganan Pasca-Banjir

Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pembersihan di area terdampak, termasuk masjid, rumah, dan jalan. “Volume air di sungai sudah kembali normal, dan petugas gabungan membersihkan ranting serta lumpur yang menumpuk,” jelas Puriyono.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan aliran sungai dan mitigasi bencana di wilayah rawan banjir seperti Situbondo.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

PBSI Unirow Cetak Mahasiswa Berkarya, Buku Teks Jadi Produk Nyata Perkuliahan
Gen Z Tuban Tak Lagi Buru-buru Menikah, Ekonomi Jadi Alasan!
FISIP UNTAN Bekali Siswa SMKN 3 Pontianak Akan Pentingnya Literasi
Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:58 WIB

PBSI Unirow Cetak Mahasiswa Berkarya, Buku Teks Jadi Produk Nyata Perkuliahan

Sabtu, 7 November 2026 - 20:09 WIB

Gen Z Tuban Tak Lagi Buru-buru Menikah, Ekonomi Jadi Alasan!

Sabtu, 7 November 2026 - 18:30 WIB

FISIP UNTAN Bekali Siswa SMKN 3 Pontianak Akan Pentingnya Literasi

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Berita Terbaru

Anas Urbaningrum (gambar : ist.)

Politik

Anas Urbaningrum Desak DPR Bentuk Pansus Audit Penyadapan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:17 WIB

Ilustrasi pasangan Gen Z menikah (ilustrasi AI)

Sosial Budaya

Gen Z Tuban Tak Lagi Buru-buru Menikah, Ekonomi Jadi Alasan!

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:09 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu