Adaptasi Dunia Usaha: Cerita UMKM yang Bangkit Berkat Digitalisasi

- Reporter

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku UMKM berkembang dengan memanfaatkan teknologi, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Pelaku UMKM berkembang dengan memanfaatkan teknologi, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Surabaya – Pada suatu sore yang tidak terlalu ramai, Siti menutup pintu warung kecilnya di pinggir jalan desa. Sejak pagi, hanya tiga pembeli datang. Padahal, sebelum pandemi, panci dan wajan tak pernah berhenti berisik.
Di bangku kayu yang sudah mulai kusam, ia duduk sambil menghitung sisa stok yang tak laku.
“Kalau begini terus, aku tutup saja,” gumamnya.
Namun semua berubah ketika anaknya—Ardi—pulang dari kota dan berkata,
“Bu, kita coba jualan di aplikasi dulu. Biar warung ibu bisa kelihatan orang, bukan cuma orang yang lewat jalan ini.”

Babak Baru: Ketika UMKM Bertemu Dunia Digital

Seperti banyak UMKM di Indonesia, Siti sebenarnya bukan tidak mau berubah. Ia hanya tidak tahu harus mulai dari mana.
Ardi memotreti produk, membuatkan akun toko, dan mengunggah foto-foto warung itu ke marketplace.
Dalam seminggu, pesanan mulai berdatangan. Mulai dari bumbu dapur, keripik buatan Siti, sampai sambal botolan yang sebelumnya hanya dinikmati tetangga.
Yang menarik adalah, lonjakan pembeli bukan datang dari desanya—melainkan dari kota-kota yang bahkan belum pernah ia dengar.

Digitalisasi Itu Bukan Sekadar “Online”

Dari kisah sederhana Siti, ada satu pelajaran besar:
Digitalisasi UMKM bukan lagi pilihan, tetapi jalan bertahan.
Penelitian dari INDEF menunjukkan bahwa platform digital meningkatkan visibilitas UMKM lebih dari 30%, membuat usaha kecil bisa bersaing dengan brand besar. Tidak heran jika sekarang produk seperti keripik, sambal, kue kering, bahkan jasa titip barang dari desa bisa menjadi komoditas nasional.
Namun digitalisasi bukan hanya soal membuat akun marketplace.
Ia mencakup:
• Branding digital (nama, foto, gaya komunikasi)
• Customer service berbasis chat
• Manajemen stok & arus kas digital
• Promosi melalui media sosial
• Pembayaran non-tunai
• Analitik penjualan
Ketika semua itu bersatu, UMKM mendadak punya wilayah pasar yang luas tanpa perlu membuka cabang.

Mengapa UMKM Perlu Digitalisasi?

Ada tiga alasan utama yang membuat digitalisasi menjadi “nyawa baru” bagi UMKM:
1. Pasar Terbuka Tanpa Batas
Produk yang dulunya hanya dibeli orang sekampung, sekarang bisa dibeli orang se-Indonesia. Bahkan bisa diekspor.
2. Biaya Promosi Murah
Hanya dengan modal ponsel, UMKM bisa membuat konten dan menjangkau ribuan orang.
3. Pengelolaan Usaha Jadi Lebih Rapi
Pencatatan keuangan digital terbukti mengurangi kebocoran dan mempermudah perencanaan.

Bukan Soal Besar atau Kecil—Tapi Mau Belajar atau Tidak

Di sebuah seminar, seorang pelaku UMKM pernah berkata:
“Saya bukan generasi digital. Tapi pelanggan saya generasi digital. Jadi kalau nggak ikut belajar, saya akan tertinggal.”
Dan ia benar.
Digitalisasi UMKM bukan soal usia. Bukan soal besar kecilnya modal.
Yang penting adalah kemauan untuk mencoba dan konsisten memperbaiki diri.

Bagaimana Memulai Digitalisasi UMKM? (Versi Paling Praktis)

• Buat identitas usaha — nama, logo sederhana, foto produk yang rapi.
• Pilih satu platform utama — marketplace, Instagram, atau WhatsApp Business.
• Gunakan pembayaran digital untuk memudahkan pelanggan.
• Catat semua transaksi di aplikasi keuangan sederhana.
• Posting konten secara rutin — minimal 3 kali seminggu.
• Belajar dari analitik — mana produk paling laku, jam pembeli paling aktif.
Pelan-pelan, bukan sekaligus.

Enam bulan setelah membuka toko online, dapur Siti kembali hidup.
Wajan kembali berisik. Bahkan sekarang ia punya dua pekerja tambahan.
Ketika ditanya apa yang paling ia syukuri, ia menjawab:
“Dulu saya menunggu pembeli datang. Sekarang, pembeli yang mencari saya.”
Digitalisasi tidak mengubah warung Siti.
Digitalisasi mengubah nasibnya. (Ron)

Sumber Rujukan:
• INDEF — Peran Platform Digital Terhadap Pengembangan UMKM di Indonesia
https://indef.or.id/wp-content/uploads/2024/01/Laporan-Final-Peran-Platform-Digital-Terhadap-Pengembangan-UMKM-di-Indonesia-INDEF.pdf
• Ahmad Wahyudi Zein dkk — Peran Digitalisasi dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kota Medan (2025)
https://researchhub.id/index.php/optimal/article/download/5816/3261/17483
• OECD — The Digital Transformation of SMEs
https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2021/02/the-digital-transformation-of-smes_ec3163f5/bdb9256a-en.pdf
• ISEI — Ekosistem Digitalisasi UMKM
https://isei.or.id/publikasi/ekosistem-digitalisasi-umkm
• Sijabat — Business Digitalization & Knowledge Management Practices in MSMEs
https://scholarhub.ui.ac.id/jbb/vol29/iss2/4/

Catatan:
Tokoh bernama Siti dan Ardi dalam artikel ini adalah tokoh fiktif. Mereka digunakan semata-mata sebagai ilustrasi untuk menggambarkan situasi nyata yang umum dialami banyak pelaku UMKM di Indonesia.
Artikel ini bertujuan memberikan edukasi, khususnya untuk:
• menjelaskan pentingnya digitalisasi bagi UMKM,
• menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu usaha kecil bertahan dan berkembang,
• memberikan contoh langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan pelaku UMKM,
• serta menginspirasi pembaca bahwa transformasi digital dapat dimulai dari hal sederhana.
Segala data dan rujukan yang disebutkan dalam artikel bersumber dari lembaga penelitian, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi untuk memperkuat konteks dan akurasi informasi.

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee