Pasca Banjir Bandang di Situbondo, Pemerintah Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Warga Terdampak

- Reporter

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial (Dinsos) mendirikan dapur umum pada Rabu (25/12/2024),(Ist).

Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial (Dinsos) mendirikan dapur umum pada Rabu (25/12/2024),(Ist).

SITUBONDO, JATIM – Setelah banjir bandang menerjang Desa Kendit, Kabupaten Situbondo, Selasa (24/12/2024) sore, pemerintah daerah bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.

Bencana ini mengakibatkan ratusan rumah warga terendam air bercampur lumpur, bahkan beberapa rumah mengalami kerusakan parah. Aktivitas masyarakat pun lumpuh total akibat kondisi tersebut.

Kapasitas Dapur Umum

Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial (Dinsos) mendirikan dapur umum pada Rabu (25/12/2024). Kepala Dinsos Situbondo, Timbul Surjanto, menyatakan bahwa dapur umum ini mampu menyiapkan hingga 1.200 porsi makanan setiap harinya untuk warga terdampak.

“Sejak tadi malam, personel Tagana telah memproduksi 400 nasi bungkus untuk sarapan pagi. Hari ini kami targetkan menyediakan makanan untuk tiga kali makan, dengan total 1.200 porsi per hari,” jelas Timbul.

Ia menambahkan bahwa dapur umum akan terus disiagakan hingga situasi kembali kondusif. Selain melayani warga, dapur umum juga menyediakan makanan bagi petugas gabungan yang terlibat dalam upaya pembersihan rumah dan fasilitas umum.

Baca juga: 86 Rumah di Dua Dusun Kendit Diterjang Banjir Bandang di Situbondo

“Tim gabungan saat ini tengah membersihkan area terdampak banjir, termasuk rumah warga dan fasilitas umum. Kami pastikan logistik untuk mereka tetap terpenuhi, dan semoga tidak ada banjir susulan,” imbuhnya.

Baca juga: Banjir di Desa Kendit: Luapan Sungai Rendam Rumah Warga dan Tutup Akses Jalan

Salah satu warga terdampak, Srinah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan makanan dari pemerintah. Ia mengatakan bahwa banjir membuat dapurnya amblas, sehingga tidak memungkinkan untuk memasak.

“Dapur saya amblas, dan lumpur masih sangat tebal. Hari pertama setelah banjir, kami fokus membersihkan rumah. Alhamdulillah ada bantuan nasi bungkus dari pemerintah,” ujar Srinah.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru