Datang Saat Pemilihan Pengurus, Kemenag Klaim Tak Tahu Konflik Kwan Sing Bio

- Reporter

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum, (Foto: Ist).

Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum, (Foto: Ist).

TUBAN — Polemik internal di Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban, kembali mencuat. Di tengah kisruh kepengurusan yang belum juga reda, pernyataan dari pihak Kementerian Agama (Kemenag) Tuban justru bikin dahi berkerut, karena mereka mengaku tidak tahu bahwa ada konflik yang masih berlangsung di internal klenteng tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/6). Menurutnya, kehadiran Kemenag dalam pemilihan pengurus baru klenteng hanyalah untuk memenuhi undangan dari panitia.

“Informasinya ada kekosongan pengurus, jadi perlu diisi agar pelayanan kepada umat tetap berjalan,” jelas Umi dengan nada tenang.

Ia juga mengaku sempat mengira bahwa konflik lama yang terjadi pada tahun 2020–2021 sudah tuntas, apalagi saat itu ditangani langsung oleh Sekjen Kemenag RI. Justru, lanjut Umi, ia baru tahu bahwa masih ada masalah dari wartawan yang mengonfirmasi kepadanya.

Pengacara Umat: Masa Iya Nggak Tahu?

Pernyataan itu tak ayal mengundang reaksi. Salah satunya datang dari Wiwit Endra Setjiyoweni (53), umat Klenteng Kwan Sing Bio, yang menyampaikan tanggapan melalui kuasa hukumnya, Nang Engki Anom Suseno.

Menurut Engki, sebagai lembaga negara yang membawahi semua agama di Indonesia, Kemenag seharusnya tahu dan paham soal konflik internal yang sudah menjadi konsumsi publik sejak 2021.

“Siapa pun kepala kantornya, harusnya tahu. Masalah ini bukan rahasia. Sudah ramai sejak dulu,” kata Engki.

Ia juga mengkritisi kehadiran Kemenag di acara pemilihan pengurus tanpa terlebih dulu melakukan verifikasi dan kajian, mengingat proses hukum dan kepastian status pengurus masih dipertanyakan.

Legitimasi yang Dipertanyakan

Engki menilai, kehadiran Kemenag tanpa konfirmasi terlebih dahulu bisa ditafsirkan sebagai pemberian legitimasi negara atas proses internal yang belum tentu sah secara hukum dan organisasi.

“Ini bisa berpotensi melanggar prinsip konstitusionalitas. Negara tidak boleh asal hadir tanpa dasar yang jelas,” ujarnya tegas.

Aroma Konflik Masih Kuat

Klenteng Kwan Sing Bio sendiri sudah beberapa tahun terakhir jadi sorotan akibat konflik kepengurusan, termasuk dugaan pengambilalihan oleh pihak ketiga dari luar daerah. Meskipun aktivitas ibadah masih berjalan, namun polemik soal siapa yang sah memimpin masih menyisakan tanda tanya besar. (Az/Kief).

Editor : Mukhyidin Kifdhi

Berita Terkait

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Di Hadapan Ketua Dewan Pers, Firdaus Usulkan SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Piagam Jakarta, Muktamar NU ke-35, Prabowo-gibran dua periode
Polres Tuban Siagakan Ratusan Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026
Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan
Jelang Muktamar NU 2026, NBI Usulkan Kolaborasi Ulama Senior dan Intelektual Muda Pimpin PBNU
Sehari di Awal Bulan Suro, Empat Warga Tuban Tewas dalam Tiga Kecelakaan Beruntun

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:36 WIB

Piagam Jakarta, Muktamar NU ke-35, Prabowo-gibran dua periode

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:16 WIB

Polres Tuban Siagakan Ratusan Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:12 WIB

Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan

Berita Terbaru

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB

Peserta Festival Hari Bakcang 2026 menaiki kapal wisata saat menyusuri Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka perayaan budaya Tionghoa yang diselenggarakan oleh MABT Indonesia, (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB