Tuban – Sebuah bengkel sepeda motor milik Joko Suwarno (42) di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, ludes dilalap si jago merah, Kamis (15/01/2026) sore. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu diduga dipicu ledakan baterai alat impact yang berada di dalam bengkel.
Api dengan cepat menghanguskan bangunan bengkel dua lantai berukuran 4 x 8 meter. Banyaknya material mudah terbakar seperti ban, oli, dan suku cadang membuat kobaran api sulit dikendalikan dan melahap seluruh isi bangunan dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman awal oleh warga tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kesaksian Karyawan: Api Muncul dari Rak Ban
Saksi mata sekaligus karyawan bengkel, Rois, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari bagian atas rak penyimpanan ban. Saat kejadian, bengkel sudah tutup dan ia baru saja memasang lampu teras di seberang jalan.
“Api muncul dari rak ban. Di pojok itu tidak ada instalasi listrik, jadi dugaan sementara kemungkinan dari baterai impact yang ada di sana,” ujar Rois.
Meski api membesar dalam waktu kurang dari 15 menit, Rois nekat masuk kembali ke dalam bengkel untuk menyelamatkan dua unit sepeda motor milik pelanggan yang masih berada di area servis.
Aksi tersebut dilakukan sebelum api benar-benar melalap seluruh bagian bengkel.
Kerugian Ditaksir Rp700 Juta, Polisi Pasang Garis Polisi
Pemilik bengkel, Joko Suwarno, mengatakan fokus utamanya saat kejadian adalah menyelamatkan aset pelanggan. Namun, kerugian materiil yang dialami terbilang sangat besar.
“Untuk barang-barang habis sekitar Rp500 juta. Kalau ditotal dengan kerusakan bangunan, kerugiannya mencapai Rp700 juta,” ungkap Joko.
Kapolsek Widang, AKP Narko, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Kami masih melakukan pendalaman. Lokasi sudah dipasang garis polisi. Estimasi kerugian memang sekitar Rp700 juta,” jelas AKP Narko.
Damkar Kerahkan Empat Armada, Api Berhasil Dilokalisir
Proses pemadaman melibatkan tim gabungan Satpol PP dan Damkar Tuban. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Tuban, Sutaji, mengatakan pihaknya mengerahkan armada dari beberapa pos untuk mencegah api merembet ke permukiman warga.
“Kami kerahkan dua unit dari Mako Tuban, satu unit dari Pos Rengel, serta dibantu satu armada dari Pos Babat, Lamongan. Api berhasil kami lokalisir sehingga tidak meluas,” pungkasnya. (Aj)
Editor : Kief