Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Dua Bocah Kakak Beradik Terseret Ombak di Tambakboyo Tuban, Sang Kakak Meninggal Dunia

- Reporter

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR gabungan bersama aparat kepolisian dan TNI mengevakuasi jasad bocah yang terseret ombak saat bermain di pantai Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Kamis (25/12/2025). Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Petugas SAR gabungan bersama aparat kepolisian dan TNI mengevakuasi jasad bocah yang terseret ombak saat bermain di pantai Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Kamis (25/12/2025). Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kabar duka menyelimuti warga Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Dua bocah kakak-beradik terseret ombak saat bermain di pantai tepat di depan rumah mereka, Kamis (25/12/2025). Dalam peristiwa tersebut, sang kakak ditemukan meninggal dunia, sementara adiknya berhasil diselamatkan.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 07.25 WIB di kawasan pesisir Desa Tambakboyo, yang memang dikenal berada tepat di bibir pantai.

Bermain Air Menggunakan Gabus

Informasi yang dihimpun LiputanSatu.id, kedua korban diketahui berinisial HCS (10) dan adiknya AKA (6). Keduanya merupakan warga setempat yang sehari-hari tinggal di kawasan pesisir.
Saat kejadian, kedua bocah tersebut tengah bermain air laut dengan menggunakan gabus atau styrofoam sebagai alat bantu apung. Namun, kondisi cuaca di pesisir utara Tuban yang sedang tidak menentu tiba-tiba berubah ekstrem.

Kasatpolairud Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawan, menjelaskan bahwa angin kencang yang datang mendadak dari arah barat daya memicu gelombang tinggi di lokasi kejadian.
“Mereka sedang bermain di depan rumahnya sendiri. Karena cuaca tak menentu, angin kencang tiba-tiba datang dan menghempas mereka hingga tenggelam tergulung ombak,” terang AKP Dean saat dikonfirmasi.
Perubahan cuaca yang cepat membuat kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Warga Berhasil Selamatkan Sang Adik

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung berupaya melakukan pertolongan dengan terjun ke laut. Berkat kesigapan warga, sang adik AKA (6) berhasil diraih dan diselamatkan dari terjangan ombak.
Korban selamat kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Tambakboyo untuk mendapatkan penanganan medis.
“Sang adik berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” jelas AKP Dean.

Sang Kakak Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sementara itu, nasib nahas dialami sang kakak HCS (10) yang hilang terseret ombak. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Tuban, Polsek Tambakboyo, Koramil, BPBD Tuban, serta dibantu warga setempat segera melakukan pencarian.
Penyisiran dilakukan di sekitar titik koordinat 06°48’01.82″ S dan 111°50’39.70″ E, lokasi terakhir korban terlihat.

Proses pencarian berlangsung selama kurang lebih enam jam. Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah perubahan arah angin yang kerap terjadi secara tiba-tiba.
“Arah angin sering berubah, hal itu yang sempat menyulitkan tim di lapangan. Namun, setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.35 WIB,” tambah AKP Dean.

Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Jasad HCS (10) akhirnya ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Petugas langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas setempat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi sang adik AKA (6) dilaporkan mulai stabil. Meski demikian, korban masih dalam masa pemulihan dan mendapat pendampingan akibat trauma pascakejadian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga pesisir, agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di laut. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu