Situbondo – Dua pekerja tambak udang vaname di PT Udang Sehat Jaya, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat melakukan panen pada Sabtu (22/03/2025). Sementara itu, tiga pekerja lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban meninggal diketahui bernama Agung (25), warga Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo, dan Zainul Qosim (27), warga Dusun Karanganyar, Desa Tanjung. Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo, namun nyawa mereka tidak tertolong.
Kapolsek Mangaran, AKP Iwan Sumantri, menjelaskan bahwa kejadian nahas ini bermula saat kelima pekerja sedang melakukan proses panen udang di area tambak. Mereka berada di sekitar dinamo katrol, alat yang digunakan untuk membantu proses panen, ketika tiba-tiba terjadi korsleting listrik.
“Diduga ada korsleting listrik pada dinamo katrol yang digunakan untuk mengangkat hasil panen. Akibatnya, dua pekerja mengalami sengatan listrik fatal hingga meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Iwan Sumantri.
Tiga pekerja yang mengalami luka-luka adalah Maryanto, warga Kabupaten Ponorogo; Faisol, warga Pasuruan; serta Deni, warga Desa/Kecamatan Besuki. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat ini ketiga korban yang selamat masih dirawat di RSUD dr. Abdoer Rahem dan RS Mitra Sehat. Informasi dari pihak rumah sakit menyebutkan bahwa mereka sudah siuman, tetapi masih menjalani serangkaian pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka,” tambahnya.
Baca juga: Tukang Listrik di Tuban Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Perahu
Baca juga: Tragis! Siswa SMK di Tuban Tewas Tersengat Listrik Saat Praktikum
Baca juga: Tragis! Pemuda di Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja ini. Sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban yang selamat, sudah dimintai keterangan. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini.
“Kami akan mendalami apakah ada faktor kelalaian dalam kecelakaan ini, termasuk apakah sistem kelistrikan di tambak tersebut sudah sesuai dengan standar keselamatan kerja atau tidak,” kata AKP Iwan Sumantri.
Sementara itu, pihak keluarga korban yang meninggal sudah berada di rumah sakit untuk mengurus proses pemulangan jenazah. Rencananya, kedua korban akan dimakamkan di kampung halaman masing-masing.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.(Fia)












